Syarat Skor TOEIC® untuk BUMN & Perusahaan Multinasional Terbaru

Syarat Skor TOEIC® untuk BUMN & Perusahaan Multinasional Terbaru

Kamu sedang mempersiapkan diri untuk melamar kerja di BUMN atau perusahaan multinasional? Salah satu dokumen yang hampir selalu muncul di daftar persyaratan administrasi adalah sertifikat kemampuan bahasa Inggris, dan TOEIC adalah salah satu tes yang paling banyak diminta. Tapi pertanyaan yang paling sering bikin galau adalah: berapa sebenarnya syarat skor TOEIC untuk BUMN dan perusahaan multinasional? Jawabannya tidak sesederhana satu angka, karena tiap perusahaan, tiap posisi, bahkan tiap asal negara perusahaannya punya standar yang berbeda-beda.

Itulah mengapa penting sekali untuk memahami gambaran lengkapnya sebelum kamu mengikuti tes. Kalau kamu tidak tahu angka targetmu, bisa-bisa kamu sudah mengeluarkan waktu dan biaya untuk tes, tapi skornya ternyata masih kurang dari standar minimum perusahaan yang kamu incar. Sebaliknya, dengan mengetahui standar yang tepat, kamu bisa belajar lebih terarah, efisien, dan percaya diri menghadapi tes TOEIC dengan target yang jelas.

Artikel ini merangkum informasi terbaru tentang standar skor TOEIC yang diminta oleh berbagai BUMN dan perusahaan multinasional di Indonesia, lengkap dengan penjelasan perbedaan standar berdasarkan jenis perusahaan, posisi, hingga industri. Di akhir artikel, kamu juga akan mendapatkan tips praktis untuk mencapai skor target tersebut secara efektif. Yuk, simak baik-baik!

Sekilas tentang TOEIC: Tes Bahasa Inggris yang Dirancang untuk Dunia Kerja

Sebelum masuk ke angka-angka, ada baiknya kita pahami dulu apa yang membuat TOEIC berbeda dari tes bahasa Inggris lainnya seperti TOEFL atau IELTS. TOEIC, singkatan dari Test of English for International Communication, adalah tes yang dikembangkan oleh ETS (Educational Testing Service) khusus untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris dalam konteks profesional dan bisnis sehari-hari.

Tes ini lahir pada akhir tahun 1970-an atas permintaan Kementerian Perdagangan dan Industri Jepang yang membutuhkan alat ukur standar untuk menilai kemampuan bahasa Inggris para profesionalnya di pasar global. Sejak saat itu, TOEIC berkembang menjadi standar internasional yang kini diakui oleh lebih dari 14.000 perusahaan di lebih dari 160 negara.

Untuk jenis TOEIC Listening & Reading (yang paling umum digunakan untuk rekrutmen), skor totalnya berkisar antara 10 hingga 990. Tes ini terdiri dari 200 soal, dengan 100 soal di bagian Listening dan 100 soal di bagian Reading, dengan total waktu pengerjaan sekitar 2 jam. Skor inilah yang paling sering dijadikan acuan oleh perusahaan dalam proses rekrutmen di Indonesia.

Syarat Skor TOEIC untuk BUMN

BUMN atau Badan Usaha Milik Negara adalah salah satu tujuan karier paling diminati di Indonesia, terutama bagi fresh graduate, karena menawarkan stabilitas, fasilitas, dan jenjang karier yang jelas. Setiap tahunnya, Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) yang diselenggarakan oleh Forum Human Capital Indonesia (FHCI) membuka ribuan posisi di berbagai BUMN sekaligus.

Syarat skor TOEIC untuk BUMN secara umum berada di kisaran 450 hingga 550 untuk posisi entry level. Angka ini memang tidak setinggi standar perusahaan multinasional, namun jangan dianggap remeh karena jumlah pelamarnya bisa mencapai ratusan ribu orang setiap tahunnya. Skor yang lebih tinggi akan memberimu keunggulan kompetitif yang signifikan.

Berikut gambaran standar skor TOEIC di beberapa BUMN besar berdasarkan data rekrutmen terkini:
Pertamina Pertamina adalah salah satu BUMN dengan standar bahasa Inggris yang cukup ketat, mengingat skalanya yang beroperasi di level internasional. Untuk posisi officer, skor TOEIC yang diminta umumnya di atas 500, sementara untuk posisi manajerial, angkanya naik ke kisaran 550 ke atas.

PLN (Perusahaan Listrik Negara) PLN diketahui mensyaratkan sertifikat TOEIC dengan skor minimal 500 untuk proses rekrutmennya. Ini berlaku sebagai salah satu syarat administrasi yang harus dipenuhi sebelum masuk ke tahap seleksi berikutnya.

PT KAI (Kereta Api Indonesia) PT KAI memiliki variasi syarat tergantung posisi yang dilamar. Untuk posisi staf dan auditor, standar yang sering disebutkan adalah TOEIC minimal 500, sementara untuk beberapa posisi teknis dan operasional, angkanya bisa sedikit lebih rendah di kisaran 345 hingga 500, tergantung kebutuhan posisi tersebut.

BCA (Bank Central Asia) Sebagai salah satu bank swasta terbesar yang sering disandingkan dengan standar BUMN, BCA diketahui mensyaratkan skor TOEIC sekitar 550 untuk posisi tertentu, terutama yang berhubungan dengan divisi bisnis dan komunikasi internasional.

Standar Umum Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) Secara umum, RBB menetapkan skor TOEIC minimal 500 sebagai salah satu opsi bukti kemampuan bahasa Inggris yang setara dengan TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, dan IELTS 5,5. Artinya, kamu bisa memilih tes mana yang paling kamu kuasai dan paling efisien untuk dipersiapkan.

Ilustrasi syarat skor TOEIC untuk BUMN berupa berkas lamaran kerja, sertifikat TOEIC, dan logo perusahaan negara di atas meja kerja

Syarat Skor TOEIC untuk Perusahaan Multinasional

Ini adalah bagian yang paling beragam dan sekaligus paling menantang, karena standar skor TOEIC perusahaan multinasional sangat bervariasi tergantung dari asal negara perusahaan, industri, dan tingkat posisi yang dilamar.

1. Perusahaan Asal Jepang
TOEIC memang lahir dari kebutuhan Jepang, sehingga tidak mengherankan jika perusahaan-perusahaan Jepang menjadi yang paling serius dan ketat dalam menetapkan standar TOEIC. Di Jepang sendiri, rata-rata skor TOEIC pelamar kerja berada di kisaran 620, dan standar ini turut diterapkan di operasional perusahaan Jepang di Indonesia.

Beberapa gambaran standar dari perusahaan Jepang:
Toyota diketahui mensyaratkan TOEIC minimal 600 untuk posisi staf, dan naik hingga 730 ke atas untuk posisi manajemen. Honda menetapkan standar serupa, dengan 600 untuk posisi engineering dan 700 ke atas untuk business development. Jika kamu menargetkan perusahaan Jepang di Indonesia, skor 650 adalah angka yang disarankan sebagai target minimal agar posisimu tetap kompetitif.
 
2. Perusahaan Asal Korea
Perusahaan Korea juga dikenal dengan standar TOEIC yang tinggi. Samsung misalnya, diketahui mensyaratkan skor TOEIC di kisaran 700 hingga 800 ke atas, tergantung divisi dan posisi. Standar ini mencerminkan tuntutan komunikasi bisnis yang intens di lingkungan kerja perusahaan Korea yang dinamis dan global.
 
3. Perusahaan Multinasional Barat (Amerika dan Eropa)
Perusahaan multinasional dari Amerika dan Eropa seperti Unilever, P&G (Procter & Gamble), dan sejenisnya juga termasuk yang menetapkan standar TOEIC cukup tinggi, yakni di kisaran 700 hingga 785. Perusahaan-perusahaan ini bekerja dengan tim lintas negara secara intensif, sehingga kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang mumpuni adalah kebutuhan nyata, bukan sekadar syarat administratif.

4. Sektor Penerbangan dan Perhotelan
Industri penerbangan dan perhotelan bintang 5 adalah sektor yang secara konsisten menetapkan standar TOEIC paling tinggi. Maskapai internasional umumnya mewajibkan skor TOEIC di atas 750 untuk posisi pramugari/a dan staf darat, karena keselamatan dan kenyamanan penumpang sangat bergantung pada kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang lancar dan akurat.

Infografis skor TOEIC perusahaan multinasional berbagai negara mulai dari BUMN Indonesia hingga perusahaan Jepang Korea dan Barat

Ringkasan Standar Skor TOEIC Berdasarkan Kategori

Agar lebih mudah dipahami, berikut rangkuman standar skor TOEIC yang umum berlaku:
BUMN Indonesia (posisi entry level): 450 hingga 550 BUMN Indonesia (posisi manajerial): 550 hingga 650 Perusahaan multinasional posisi entry level: 600 hingga 700 Perusahaan Jepang (staf): 600 ke atas Perusahaan Jepang (manajemen): 730 ke atas Perusahaan Korea (Samsung dan sejenisnya): 700 hingga 800 ke atas Perusahaan multinasional Barat (Unilever, P&G): 700 hingga 785 Penerbangan dan perhotelan bintang 5: 750 ke atas

Satu hal penting yang perlu selalu diingat: standar ini bersifat umum dan bisa berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing perusahaan, posisi yang dilamar, dan tahun rekrutmen. Selalu cek langsung di situs resmi perusahaan atau pengumuman rekrutmen terbaru untuk mendapatkan informasi yang paling akurat.

Perbedaan Skor Berdasarkan Level Posisi

Satu pola yang konsisten terlihat di hampir semua jenis perusahaan adalah: semakin tinggi level posisi, semakin tinggi skor TOEIC yang dibutuhkan. Hal ini sangat logis karena posisi manajemen membutuhkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang lebih kompleks, mulai dari memimpin presentasi, negosiasi bisnis, penulisan laporan, hingga memimpin rapat dengan mitra internasional.
Sebagai gambaran, selisih standar skor TOEIC antara posisi staf dan posisi manajemen di perusahaan multinasional rata-rata berkisar antara 100 hingga 200 poin. Artinya, jika kamu memiliki rencana karier jangka panjang di perusahaan tersebut, lebih baik sejak awal menargetkan skor yang lebih tinggi, bukan sekadar “cukup lulus” minimum entry level.

Masa Berlaku Sertifikat TOEIC dan Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

Satu hal yang sering luput dari perhatian calon pelamar adalah masa berlaku sertifikat TOEIC. Sertifikat TOEIC Listening & Reading berlaku selama 2 tahun sejak tanggal tes. Setelah melewati masa berlaku tersebut, data skor di sistem ETS akan dihapus dan sertifikat tidak bisa dicetak ulang.

Implikasinya: jika kamu mengambil tes TOEIC terlalu jauh dari tanggal deadline pendaftaran perusahaan yang kamu tuju, sertifikatmu bisa sudah kedaluwarsa ketika kamu memerlukannya. Oleh karena itu, rencanakan waktu tes dengan cermat, idealnya dalam rentang 6 bulan hingga 1 tahun sebelum kamu berencana melamar kerja secara aktif.

Satu catatan penting lagi: jangan tergiur menggunakan sertifikat TOEIC Prediction yang banyak beredar dengan harga lebih murah. Sebagian besar perusahaan besar, termasuk BUMN, bank, dan perusahaan multinasional, tidak menerima sertifikat prediction karena soalnya bukan dari ETS, tidak terstandar, dan tidak bisa diverifikasi. Investasi ke tes resmi ETS adalah pilihan yang jauh lebih aman dan terpercaya.

Pemuda sedang belajar persiapan target skor TOEIC kerja dengan buku latihan dan laptop di meja belajar

Tips Mencapai Target Skor TOEIC yang Kamu Inginkan

Mengetahui angka target saja tidak cukup. Kamu juga perlu strategi yang tepat untuk mencapainya. Berikut beberapa tips yang terbukti efektif:
Kenali posisimu saat ini terlebih dahulu. Langkah pertama sebelum mulai belajar adalah mengetahui skor awal kemampuan bahasa Inggrismu melalui tes diagnostik atau pre-test. Dengan mengetahui posisi awal, kamu bisa mengukur berapa poin yang perlu ditingkatkan dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai target.

Fokus pada Listening sejak awal. Banyak peserta TOEIC yang menghabiskan terlalu banyak waktu untuk berlatih Reading dan mengabaikan Listening. Padahal, Listening menyumbang 50% dari total skor, dan kemampuan mendengarkan adalah skill yang paling lambat berkembang karena membutuhkan pembiasaan telinga secara konsisten. Biasakan mendengarkan konten bahasa Inggris setiap hari, seperti podcast bisnis, video berita, atau percakapan profesional.

Latih manajemen waktu secara khusus. Di bagian Reading, kamu hanya punya 75 menit untuk mengerjakan 100 soal, yang berarti rata-rata 45 detik per soal. Banyak peserta yang kehabisan waktu di bagian terakhir Reading, terutama di soal-soal teks panjang (Part 7). Latihan dengan timer secara rutin adalah kuncinya.

Perbanyak latihan soal dengan format resmi. Gunakan buku latihan atau soal yang formatnya benar-benar menyerupai tes TOEIC asli dari ETS. Ini sangat penting agar kamu terbiasa dengan tipe soal, instruksi, dan tingkat kesulitan yang akan kamu hadapi di tes sesungguhnya.

Ikuti kursus persiapan yang terstruktur. Belajar mandiri memang bisa, tapi belajar dengan bimbingan instruktur berpengalaman jauh lebih efisien. Kursus yang baik akan memberikan materi yang terstruktur, latihan soal yang terarah, umpan balik yang personal, dan simulasi tes yang mendekati kondisi nyata.

Kesimpulan

Memahami syarat skor TOEIC untuk BUMN dan perusahaan multinasional adalah langkah strategis yang wajib kamu lakukan sebelum memulai persiapan tes. Dari pembahasan di atas, jelas bahwa tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua perusahaan, namun ada pola yang bisa dijadikan pedoman: BUMN umumnya membutuhkan skor di kisaran 450 hingga 550 untuk entry level, sementara perusahaan multinasional, terutama dari Jepang dan Korea, meminta standar yang lebih tinggi di kisaran 600 hingga 800 ke atas. Semakin tinggi posisi yang kamu incar, semakin tinggi pula standar skor yang perlu kamu capai. Dengan mengetahui target ini sejak awal, persiapanmu bisa jauh lebih terarah dan efektif.

Tentu saja, mengetahui angka target saja tidak otomatis membuatmu mencapainya. Kamu membutuhkan latihan yang terstruktur, bimbingan dari instruktur yang berpengalaman, materi yang sesuai standar ETS, serta kesempatan untuk mencoba simulasi tes secara berkala agar terbiasa dengan tekanan waktu dan format soal yang sesungguhnya. Semua komponen ini sangat menentukan apakah kamu akan berhasil melampaui target skor atau justru hanya berputar-putar di angka yang sama.

Program TOEIC® Listening & Reading Preparation di Telkom University Language Center (LaC) hadir sebagai solusi yang lengkap dan terstruktur untuk mempersiapkanmu menghadapi tes TOEIC dengan optimal. Program ini terdiri dari 3 level yang disesuaikan dengan kemampuan awalmu, masing-masing terdiri dari 20 pertemuan intensif (40 jam), termasuk pre-test di awal dan post-test di akhir program untuk mengukur perkembanganmu secara nyata. Tersedia dalam 3 pilihan jadwal, yaitu kelas pagi (09.00–11.00 WIB), kelas siang (13.00–15.00 WIB), dan kelas sore (16.00–18.00 WIB), baik onsite maupun online. Tarif sudah termasuk buku latihan resmi bertajuk The Updated TOEIC Official Test-Preparation Guide Bilingual Edition, sehingga kamu belajar langsung dari materi berstandar ETS. Jangan tunda lagi persiapanmu, daftar sekarang di lac.telkomuniversity.ac.id/kursus-bahasa/toeic-preparation/ dan raih skor TOEIC yang membuka pintu kariermu!
 


Eksplorasi konten lain dari Telkom University Language Center

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *