
Syarat Skor EPrT® untuk Kelulusan dan Tips Mengejarnya di Menit Terakhir
Tiba-tiba sadar bahwa sidang skripsi sudah tinggal beberapa bulan lagi, tapi sertifikat EPrT® belum di tangan? Tenang, kamu tidak sendirian. Banyak mahasiswa Telkom University yang baru menyadari pentingnya syarat skor EPrT untuk kelulusan Telkom University justru di semester-semester akhir, saat semua beban akademik lainnya juga sedang memuncak. Berdasarkan Pedoman Akademik Universitas Telkom Nomor PU/025/AKD1/AKD-BAA/2022 Pasal 41 tentang Kewajiban Lulus Ujian Kecakapan Bahasa Asing untuk Persyaratan Kelulusan Studi, setiap mahasiswa wajib memiliki sertifikat kecakapan bahasa asing yang valid sebelum dapat mendaftar sidang Tugas Akhir, Skripsi, atau Proyek Akhir. EPrT® atau English Proficiency Test, yaitu tes kemampuan bahasa Inggris yang dikembangkan oleh Telkom University Language Center (LaC), adalah salah satu tes kecakapan bahasa asing yang dapat diikuti untuk memenuhi kewajiban tersebut.
EPrT® bukan sekadar formalitas administratif. Ia adalah bukti tertulis bahwa kamu memiliki kemampuan bahasa Inggris yang cukup untuk bersaing di dunia profesional dan akademik. Tapi yang membuatnya terasa berat bagi sebagian mahasiswa adalah kenyataan bahwa tes ini memiliki tiga komponen sekaligus, yaitu Listening, Grammar, dan Reading, yang masing-masing membutuhkan pendekatan belajar yang berbeda. Tanpa persiapan yang tepat, mencapai skor minimal yang disyaratkan bisa terasa jauh lebih sulit dari yang dibayangkan.
Artikel ini hadir khusus untuk kamu yang sedang dalam kondisi “mepet waktu” dan butuh panduan yang langsung ke intinya. Di sini kamu akan menemukan penjelasan lengkap tentang format EPrT®, syarat skor yang berlaku, analisis setiap komponen tes, serta strategi belajar intensif yang bisa langsung kamu terapkan bahkan dalam waktu yang sangat terbatas. Yuk, mulai dari sekarang dan kejar skor EPrT®-mu!
EPrT® bukan sekadar formalitas administratif. Ia adalah bukti tertulis bahwa kamu memiliki kemampuan bahasa Inggris yang cukup untuk bersaing di dunia profesional dan akademik. Tapi yang membuatnya terasa berat bagi sebagian mahasiswa adalah kenyataan bahwa tes ini memiliki tiga komponen sekaligus, yaitu Listening, Grammar, dan Reading, yang masing-masing membutuhkan pendekatan belajar yang berbeda. Tanpa persiapan yang tepat, mencapai skor minimal yang disyaratkan bisa terasa jauh lebih sulit dari yang dibayangkan.
Artikel ini hadir khusus untuk kamu yang sedang dalam kondisi “mepet waktu” dan butuh panduan yang langsung ke intinya. Di sini kamu akan menemukan penjelasan lengkap tentang format EPrT®, syarat skor yang berlaku, analisis setiap komponen tes, serta strategi belajar intensif yang bisa langsung kamu terapkan bahkan dalam waktu yang sangat terbatas. Yuk, mulai dari sekarang dan kejar skor EPrT®-mu!
Apa Itu EPrT® dan Mengapa Ini Penting Bagimu?
EPrT® atau English Proficiency Test adalah alat penilaian yang dirancang untuk mengukur kecakapan berbahasa Inggris seseorang, dikembangkan oleh Telkom University Language Center. Berbeda dari TOEFL ITP yang dikembangkan oleh ETS Amerika, EPrT® adalah produk internal Telkom University yang dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan pengukuran kemampuan bahasa Inggris di lingkungan akademik Telkom University.
Rentang skor EPrT® berada antara 310 hingga 677, dengan masa berlaku sertifikat selama dua tahun sejak tanggal pelaksanaan tes. Artinya, kamu perlu memastikan sertifikatmu masih aktif pada saat kamu mengajukan pendaftaran sidang atau membutuhkannya untuk keperluan lainnya.
Berdasarkan Pedoman Akademik Universitas Telkom, EPrT® menjadi salah satu syarat kelulusan tingkat sekaligus persyaratan pendaftaran Sidang Tugas Akhir, Skripsi, dan Proyek Akhir dengan ketentuan skor minimum EPrT® ≥ 450 bagi mahasiswa program D3, D4, dan S1. Selain itu, EPrT® juga digunakan sebagai persyaratan dalam berbagai program internasional, seperti student exchange, summer school, winter school, dan joint/dual degree.
Jadi, skor 450 adalah angka ajaib yang wajib kamu capai. Bukan sekadar lulus, bukan sekadar hadir tes, melainkan benar-benar meraih skor minimal 450 dari rentang 310 hingga 677.
Rentang skor EPrT® berada antara 310 hingga 677, dengan masa berlaku sertifikat selama dua tahun sejak tanggal pelaksanaan tes. Artinya, kamu perlu memastikan sertifikatmu masih aktif pada saat kamu mengajukan pendaftaran sidang atau membutuhkannya untuk keperluan lainnya.
Berdasarkan Pedoman Akademik Universitas Telkom, EPrT® menjadi salah satu syarat kelulusan tingkat sekaligus persyaratan pendaftaran Sidang Tugas Akhir, Skripsi, dan Proyek Akhir dengan ketentuan skor minimum EPrT® ≥ 450 bagi mahasiswa program D3, D4, dan S1. Selain itu, EPrT® juga digunakan sebagai persyaratan dalam berbagai program internasional, seperti student exchange, summer school, winter school, dan joint/dual degree.
Jadi, skor 450 adalah angka ajaib yang wajib kamu capai. Bukan sekadar lulus, bukan sekadar hadir tes, melainkan benar-benar meraih skor minimal 450 dari rentang 310 hingga 677.

Format EPrT®: Tiga Komponen yang Wajib Dikuasai
EPrT® mencakup tiga aspek utama, yaitu Listening Competence yang terdiri dari Short Dialogue 30 soal, Long Dialogue 10 soal, dan Monologue 10 soal; Grammar Competence yang terdiri dari Fill in the Blank 15 soal dan Find the Error 25 soal; serta Reading Competence sebanyak 50 soal. Durasi pelaksanaan EPrT® adalah sekitar dua hingga tiga jam. Mari kita bedah masing-masing komponen secara lebih mendalam:
Listening Competence (50 soal, 45 menit)
Bagian Listening adalah bagian pertama yang akan kamu hadapi. Kamu akan mendengarkan rekaman audio berisi dialog singkat, dialog panjang, dan monolog berbahasa Inggris, lalu menjawab pertanyaan berdasarkan apa yang kamu dengar. Audio hanya diputar sekali tanpa bisa diulang, sehingga konsentrasi penuh adalah kunci di bagian ini.
Sub-bagian Short Dialogue (30 soal) berisi percakapan singkat antara dua orang, biasanya berisi 2 hingga 3 kalimat, diikuti satu pertanyaan. Long Dialogue (10 soal) berisi percakapan yang lebih panjang dengan beberapa pertanyaan. Monologue (10 soal) berisi ceramah atau pengumuman singkat yang juga diikuti beberapa pertanyaan.
Grammar Competence (40 soal, 25 menit)
Bagian Grammar menguji penguasaan tata bahasa Inggrismu secara tertulis. Fill in the Blank (15 soal) memintamu melengkapi kalimat yang rumpang dengan pilihan kata yang tepat secara gramatikal. Find the Error (25 soal) memintamu mengidentifikasi bagian kalimat yang mengandung kesalahan tata bahasa dari empat bagian yang digarisbawahi.
Bagian Grammar adalah bagian yang paling bisa “dipelajari” secara sistematis dalam waktu singkat karena polanya relatif konsisten dan bisa diprediksi.
Reading Comprehension (50 soal, 55 menit)
Bagian Reading menyajikan beberapa teks bacaan dalam bahasa Inggris diikuti sejumlah pertanyaan tentang isi teks. Pertanyaan yang diajukan mencakup ide pokok, detail tersurat, makna kosakata dalam konteks, dan inferensi sederhana.
Listening Competence (50 soal, 45 menit)
Bagian Listening adalah bagian pertama yang akan kamu hadapi. Kamu akan mendengarkan rekaman audio berisi dialog singkat, dialog panjang, dan monolog berbahasa Inggris, lalu menjawab pertanyaan berdasarkan apa yang kamu dengar. Audio hanya diputar sekali tanpa bisa diulang, sehingga konsentrasi penuh adalah kunci di bagian ini.
Sub-bagian Short Dialogue (30 soal) berisi percakapan singkat antara dua orang, biasanya berisi 2 hingga 3 kalimat, diikuti satu pertanyaan. Long Dialogue (10 soal) berisi percakapan yang lebih panjang dengan beberapa pertanyaan. Monologue (10 soal) berisi ceramah atau pengumuman singkat yang juga diikuti beberapa pertanyaan.
Grammar Competence (40 soal, 25 menit)
Bagian Grammar menguji penguasaan tata bahasa Inggrismu secara tertulis. Fill in the Blank (15 soal) memintamu melengkapi kalimat yang rumpang dengan pilihan kata yang tepat secara gramatikal. Find the Error (25 soal) memintamu mengidentifikasi bagian kalimat yang mengandung kesalahan tata bahasa dari empat bagian yang digarisbawahi.
Bagian Grammar adalah bagian yang paling bisa “dipelajari” secara sistematis dalam waktu singkat karena polanya relatif konsisten dan bisa diprediksi.
Reading Comprehension (50 soal, 55 menit)
Bagian Reading menyajikan beberapa teks bacaan dalam bahasa Inggris diikuti sejumlah pertanyaan tentang isi teks. Pertanyaan yang diajukan mencakup ide pokok, detail tersurat, makna kosakata dalam konteks, dan inferensi sederhana.
Syarat Skor EPrT® untuk Berbagai Keperluan Akademik
Agar kamu tidak salah hitung, berikut rangkuman kegunaan sertifikat EPrT® di Telkom University beserta standar skor yang berlaku:
Syarat Sidang Tugas Akhir, Skripsi, dan Proyek Akhir (D3, D4, S1): Skor minimum EPrT® ≥ 450. Ini adalah syarat yang paling banyak dikejar oleh mahasiswa tingkat akhir.
Syarat Kenaikan Tingkat: EPrT® juga digunakan sebagai salah satu syarat kenaikan tingkat sesuai ketentuan yang berlaku di Telkom University.
Syarat Program Internasional: EPrT® juga sering digunakan sebagai salah satu persyaratan untuk pendaftaran program internasional seperti student exchange, summer school, winter school, dan joint/dual degree.
Syarat Program Fast Track: Mahasiswa yang ingin mengambil program percepatan atau fast track juga membutuhkan sertifikat EPrT® yang valid.
Syarat Admisi Program Internasional dan Pascasarjana: EPrT® juga digunakan sebagai syarat masuk kelas internasional dan program pascasarjana di Telkom University.
Satu hal yang sangat penting: pastikan sertifikatmu masih dalam masa berlaku dua tahun pada saat kamu menggunakannya untuk keperluan tersebut di atas. Banyak mahasiswa yang tes EPrT® di semester awal namun baru mendaftar sidang di semester akhir, dan mendapati sertifikat mereka sudah kedaluwarsa.
Syarat Sidang Tugas Akhir, Skripsi, dan Proyek Akhir (D3, D4, S1): Skor minimum EPrT® ≥ 450. Ini adalah syarat yang paling banyak dikejar oleh mahasiswa tingkat akhir.
Syarat Kenaikan Tingkat: EPrT® juga digunakan sebagai salah satu syarat kenaikan tingkat sesuai ketentuan yang berlaku di Telkom University.
Syarat Program Internasional: EPrT® juga sering digunakan sebagai salah satu persyaratan untuk pendaftaran program internasional seperti student exchange, summer school, winter school, dan joint/dual degree.
Syarat Program Fast Track: Mahasiswa yang ingin mengambil program percepatan atau fast track juga membutuhkan sertifikat EPrT® yang valid.
Syarat Admisi Program Internasional dan Pascasarjana: EPrT® juga digunakan sebagai syarat masuk kelas internasional dan program pascasarjana di Telkom University.
Satu hal yang sangat penting: pastikan sertifikatmu masih dalam masa berlaku dua tahun pada saat kamu menggunakannya untuk keperluan tersebut di atas. Banyak mahasiswa yang tes EPrT® di semester awal namun baru mendaftar sidang di semester akhir, dan mendapati sertifikat mereka sudah kedaluwarsa.
Berapa Nilai 450 Itu dalam Konteks Kemampuan Bahasa Inggris?
Agar kamu punya gambaran yang realistis, skor 450 dalam skala EPrT® (310 hingga 677) berada di kisaran bawah hingga menengah dari rentang skor yang tersedia. Ini setara dengan kemampuan bahasa Inggris tingkat menengah bawah (sekitar CEFR A2 menuju B1), yang mencakup kemampuan memahami kalimat dan ekspresi sederhana, mengerti pokok pikiran dari teks tidak terlalu kompleks, serta memahami percakapan dengan topik yang familiar.
Kabar baiknya adalah skor 450 adalah angka yang sangat bisa dicapai dengan persiapan yang tepat, bahkan dalam waktu yang relatif singkat. Banyak mahasiswa yang berhasil meraihnya hanya dengan persiapan intensif selama dua hingga empat minggu, asalkan strategi belajarnya tepat sasaran.
Kabar baiknya adalah skor 450 adalah angka yang sangat bisa dicapai dengan persiapan yang tepat, bahkan dalam waktu yang relatif singkat. Banyak mahasiswa yang berhasil meraihnya hanya dengan persiapan intensif selama dua hingga empat minggu, asalkan strategi belajarnya tepat sasaran.

Tips Mengejar Skor EPrT® di Menit Terakhir
Ini adalah bagian yang paling kamu butuhkan. Berikut strategi yang paling efektif ketika waktu persiapanmu sangat terbatas:
Tip 1: Prioritaskan Grammar karena Ini yang Paling Cepat Bisa Diperbaiki
Di antara tiga komponen EPrT®, Grammar adalah yang paling bisa ditingkatkan dalam waktu singkat karena topik yang diuji relatif terbatas dan polanya konsisten. Fokuskan belajar pada konsep-konsep yang paling sering muncul dalam EPrT® yaitu: subject-verb agreement, penggunaan kata kerja (verb form), pronoun, adjective dan adverb, serta parallel construction.
Untuk bagian Find the Error, biasakan diri membaca kalimat dengan “mata grammar” yang terlatih untuk langsung mendeteksi bagian yang terasa janggal secara tata bahasa. Cara melatihnya adalah mengerjakan soal-soal latihan Grammar sebanyak mungkin dan menganalisis setiap jawaban yang salah.
Tip 2: Kuasai Pola Soal Listening, Bukan Hanya Kontennya
Untuk Listening, kunci utamanya adalah mengenali pola soal yang berulang. Di bagian Short Dialogue, perhatikan bahwa jawaban hampir selalu ada pada respons pembicara kedua, bukan pembicara pertama. Di bagian Long Dialogue dan Monologue, latih kebiasaan mencatat poin-poin kunci saat mendengarkan karena audio tidak bisa diulang.
Biasakan telinga dengan bahasa Inggris akademis dalam tempo normal setiap hari, minimal 20 menit. Gunakan podcast atau video berbahasa Inggris bertopik percakapan umum dan akademis sebagai latihan informal yang efektif.
Tip 3: Gunakan Teknik Skimming dan Scanning untuk Reading
Dengan 50 soal dalam 55 menit, rata-rata waktu per soal di bagian Reading adalah sekitar 66 detik termasuk membaca teksnya. Ini sangat terbatas. Karena itulah teknik skimming (membaca cepat untuk memahami ide umum) dan scanning (mencari informasi spesifik) adalah keterampilan yang wajib kamu kuasai.
Strategi yang efektif adalah baca soalnya terlebih dahulu sebelum membaca teksnya secara menyeluruh, sehingga kamu tahu informasi apa yang perlu dicari. Ini bisa menghemat waktu yang signifikan di bagian Reading.
Tip 4: Kerjakan Soal Latihan dari Contoh Soal Resmi EPrT®
LaC menyediakan contoh soal EPrT® yang bisa diunduh melalui situs resmi LaC. Gunakan contoh soal resmi ini sebagai bahan latihan utamamu karena formatnya paling mendekati soal asli yang akan kamu hadapi. Kerjakan dalam kondisi yang menyerupai tes sesungguhnya, yaitu dengan timer dan tanpa interupsi, agar kamu terbiasa dengan tekanan waktu yang akan kamu rasakan di hari H.
Tip 5: Fokus pada Manajemen Waktu, Bukan Kesempurnaan
Banyak mahasiswa yang terjebak menghabiskan terlalu banyak waktu pada satu soal yang sulit dan akhirnya kehabisan waktu untuk soal-soal yang lebih mudah. Prinsip yang paling praktis adalah: jika satu soal membingungkanmu lebih dari 60 detik, tebak dengan pilihan terbaik yang bisa kamu lakukan dan lanjutkan. Tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban yang salah di EPrT®, jadi tidak ada satu pun soal yang boleh dibiarkan kosong.
Tip 6: Simulasi Tes Sebelum Hari H
LaC menyediakan fasilitas simulasi tes yang bisa kamu ikuti sebelum menghadapi tes sesungguhnya. Manfaatkan fasilitas ini sebelum hari tes karena selain membantumu memahami antarmuka sistem tes, simulasi juga membiasakan kamu dengan kondisi tes yang sesungguhnya sehingga pada hari H kamu sudah tidak merasa asing lagi.
Tip 1: Prioritaskan Grammar karena Ini yang Paling Cepat Bisa Diperbaiki
Di antara tiga komponen EPrT®, Grammar adalah yang paling bisa ditingkatkan dalam waktu singkat karena topik yang diuji relatif terbatas dan polanya konsisten. Fokuskan belajar pada konsep-konsep yang paling sering muncul dalam EPrT® yaitu: subject-verb agreement, penggunaan kata kerja (verb form), pronoun, adjective dan adverb, serta parallel construction.
Untuk bagian Find the Error, biasakan diri membaca kalimat dengan “mata grammar” yang terlatih untuk langsung mendeteksi bagian yang terasa janggal secara tata bahasa. Cara melatihnya adalah mengerjakan soal-soal latihan Grammar sebanyak mungkin dan menganalisis setiap jawaban yang salah.
Tip 2: Kuasai Pola Soal Listening, Bukan Hanya Kontennya
Untuk Listening, kunci utamanya adalah mengenali pola soal yang berulang. Di bagian Short Dialogue, perhatikan bahwa jawaban hampir selalu ada pada respons pembicara kedua, bukan pembicara pertama. Di bagian Long Dialogue dan Monologue, latih kebiasaan mencatat poin-poin kunci saat mendengarkan karena audio tidak bisa diulang.
Biasakan telinga dengan bahasa Inggris akademis dalam tempo normal setiap hari, minimal 20 menit. Gunakan podcast atau video berbahasa Inggris bertopik percakapan umum dan akademis sebagai latihan informal yang efektif.
Tip 3: Gunakan Teknik Skimming dan Scanning untuk Reading
Dengan 50 soal dalam 55 menit, rata-rata waktu per soal di bagian Reading adalah sekitar 66 detik termasuk membaca teksnya. Ini sangat terbatas. Karena itulah teknik skimming (membaca cepat untuk memahami ide umum) dan scanning (mencari informasi spesifik) adalah keterampilan yang wajib kamu kuasai.
Strategi yang efektif adalah baca soalnya terlebih dahulu sebelum membaca teksnya secara menyeluruh, sehingga kamu tahu informasi apa yang perlu dicari. Ini bisa menghemat waktu yang signifikan di bagian Reading.
Tip 4: Kerjakan Soal Latihan dari Contoh Soal Resmi EPrT®
LaC menyediakan contoh soal EPrT® yang bisa diunduh melalui situs resmi LaC. Gunakan contoh soal resmi ini sebagai bahan latihan utamamu karena formatnya paling mendekati soal asli yang akan kamu hadapi. Kerjakan dalam kondisi yang menyerupai tes sesungguhnya, yaitu dengan timer dan tanpa interupsi, agar kamu terbiasa dengan tekanan waktu yang akan kamu rasakan di hari H.
Tip 5: Fokus pada Manajemen Waktu, Bukan Kesempurnaan
Banyak mahasiswa yang terjebak menghabiskan terlalu banyak waktu pada satu soal yang sulit dan akhirnya kehabisan waktu untuk soal-soal yang lebih mudah. Prinsip yang paling praktis adalah: jika satu soal membingungkanmu lebih dari 60 detik, tebak dengan pilihan terbaik yang bisa kamu lakukan dan lanjutkan. Tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban yang salah di EPrT®, jadi tidak ada satu pun soal yang boleh dibiarkan kosong.
Tip 6: Simulasi Tes Sebelum Hari H
LaC menyediakan fasilitas simulasi tes yang bisa kamu ikuti sebelum menghadapi tes sesungguhnya. Manfaatkan fasilitas ini sebelum hari tes karena selain membantumu memahami antarmuka sistem tes, simulasi juga membiasakan kamu dengan kondisi tes yang sesungguhnya sehingga pada hari H kamu sudah tidak merasa asing lagi.
Hal Praktis yang Wajib Diketahui Sebelum Tes
Selain strategi belajar, ada beberapa hal teknis yang perlu kamu persiapkan agar tidak ada hambatan di hari tes:
Tes EPrT® dilaksanakan secara daring dan luring, dengan tiga pilihan sesi yaitu Sesi 1 pukul 08.00 hingga 10.30 WIB, Sesi 2 pukul 11.00 hingga 13.30 WIB, dan Sesi 3 pukul 14.00 hingga 16.30 WIB, dari Senin hingga Jumat. Mahasiswa Telkom University Kampus Utama Bandung wajib mengikuti tes EPrT® secara luring di Pusat Bahasa Telkom University, sementara pegawai dan dosen Telkom University dapat mengikuti tes secara luring maupun daring. Sedangkan untuk Telkom University kampus cabang hanya bisa melaksanakan tes secara daring.
Pastikan kamu membawa earphone atau headphone berkabel (bukan Bluetooth) untuk keperluan bagian Listening, karena perangkat audio nirkabel umumnya tidak diizinkan dalam tes. Pastikan juga laptopmu sudah memenuhi spesifikasi teknis yang dipersyaratkan dan aplikasi yang dibutuhkan sudah terpasang dengan benar sebelum hari tes.
Hasil tes akan diunggah ke iGracias satu hari kerja setelah tanggal pelaksanaan tes pada pukul 14.00 WIB, dan sertifikat tes dapat diunduh langsung di iGracias oleh masing-masing peserta.
Tes EPrT® dilaksanakan secara daring dan luring, dengan tiga pilihan sesi yaitu Sesi 1 pukul 08.00 hingga 10.30 WIB, Sesi 2 pukul 11.00 hingga 13.30 WIB, dan Sesi 3 pukul 14.00 hingga 16.30 WIB, dari Senin hingga Jumat. Mahasiswa Telkom University Kampus Utama Bandung wajib mengikuti tes EPrT® secara luring di Pusat Bahasa Telkom University, sementara pegawai dan dosen Telkom University dapat mengikuti tes secara luring maupun daring. Sedangkan untuk Telkom University kampus cabang hanya bisa melaksanakan tes secara daring.
Pastikan kamu membawa earphone atau headphone berkabel (bukan Bluetooth) untuk keperluan bagian Listening, karena perangkat audio nirkabel umumnya tidak diizinkan dalam tes. Pastikan juga laptopmu sudah memenuhi spesifikasi teknis yang dipersyaratkan dan aplikasi yang dibutuhkan sudah terpasang dengan benar sebelum hari tes.
Hasil tes akan diunggah ke iGracias satu hari kerja setelah tanggal pelaksanaan tes pada pukul 14.00 WIB, dan sertifikat tes dapat diunduh langsung di iGracias oleh masing-masing peserta.

Kesimpulan
Skor EPrT® minimal 450 bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan gerbang yang harus kamu lewati sebelum bisa mendaftar sidang Tugas Akhir dan meraih gelarmu. Dengan memahami format tiga komponen tes yaitu Listening, Grammar, dan Reading, mengetahui standar skor yang berlaku, serta menerapkan strategi belajar yang tepat dan terarah, skor 450 adalah target yang sangat bisa dicapai bahkan dalam kondisi persiapan yang terbatas waktunya. Kunci utamanya adalah belajar dengan cara yang cerdas dan strategis, bukan sekadar belajar banyak tanpa arah.
Tapi tentu saja, belajar mandiri memiliki keterbatasan. Kamu mungkin tidak tahu persis di mana titik lemahmu yang paling mempengaruhi skor, atau bagaimana cara paling efisien untuk memperbaikinya dalam waktu singkat. Di sinilah program persiapan yang terstruktur dengan bimbingan instruktur berpengalaman menjadi pembeda yang sangat signifikan antara mahasiswa yang berhasil mencapai skor target dalam satu kali tes dan yang harus mengulang berkali-kali.
Program EPrT® Preparation di Telkom University Language Center (LaC) dirancang khusus untuk membantu mahasiswa Telkom University mencapai skor EPrT® yang ditargetkan secara terstruktur dan efisien. Dengan materi yang mencakup ketiga komponen EPrT®, latihan soal yang mendekati format asli, simulasi tes, serta umpan balik personal dari instruktur berpengalaman, program ini adalah investasi waktu terbaik yang bisa kamu lakukan menjelang tes EPrT®-mu. Tersedia secara onsite dan online dengan jadwal yang fleksibel. Jangan tunda lagi karena waktu terus berjalan! Daftar sekarang di lac.telkomuniversity.ac.id/kursus-bahasa/eprt-preparation/ dan raih skor EPrT® yang membuka jalan menuju wisudamu!
Tapi tentu saja, belajar mandiri memiliki keterbatasan. Kamu mungkin tidak tahu persis di mana titik lemahmu yang paling mempengaruhi skor, atau bagaimana cara paling efisien untuk memperbaikinya dalam waktu singkat. Di sinilah program persiapan yang terstruktur dengan bimbingan instruktur berpengalaman menjadi pembeda yang sangat signifikan antara mahasiswa yang berhasil mencapai skor target dalam satu kali tes dan yang harus mengulang berkali-kali.
Program EPrT® Preparation di Telkom University Language Center (LaC) dirancang khusus untuk membantu mahasiswa Telkom University mencapai skor EPrT® yang ditargetkan secara terstruktur dan efisien. Dengan materi yang mencakup ketiga komponen EPrT®, latihan soal yang mendekati format asli, simulasi tes, serta umpan balik personal dari instruktur berpengalaman, program ini adalah investasi waktu terbaik yang bisa kamu lakukan menjelang tes EPrT®-mu. Tersedia secara onsite dan online dengan jadwal yang fleksibel. Jangan tunda lagi karena waktu terus berjalan! Daftar sekarang di lac.telkomuniversity.ac.id/kursus-bahasa/eprt-preparation/ dan raih skor EPrT® yang membuka jalan menuju wisudamu!
Eksplorasi konten lain dari Telkom University Language Center
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.