Contoh Soal Reading EPrT Tiap Bagian Beserta Jawaban dan Pembahasannya

Contoh Soal Reading EPrT Tiap Bagian Beserta Jawaban dan Pembahasannya

Bagi kamu yang sedang mempersiapkan diri menghadapi EPrT, berlatih dengan contoh soal reading EPrT adalah hal yang tidak boleh dilewatkan. Reading Competence merupakan bagian terakhir sekaligus salah satu bagian yang paling menguras waktu dan konsentrasi dalam EPrT atau English Proficiency Test yang dikembangkan oleh Telkom University Language Center (LaC). Dengan total 50 soal yang harus diselesaikan dalam waktu 55 menit, kamu tidak hanya perlu memahami isi teks, tapi juga harus mampu membaca dan menjawab pertanyaan dengan cepat dan tepat.

Yang membuat Reading Competence EPrT menarik sekaligus menantang adalah ragam jenis pertanyaan yang diajukan. Dalam satu passage atau teks bacaan, kamu bisa mendapatkan pertanyaan tentang main idea atau topik utama, detail yang tersurat dalam teks (stated detail), informasi yang tidak secara langsung disebutkan (unstated detail atau inference), makna kata tertentu dalam konteks, referensi pronoun, hingga nada atau tone dari teks tersebut. Artinya, kemampuan membaca secara aktif dan kritis adalah kunci utama untuk bisa mengerjakan bagian ini dengan baik.

Dalam artikel ini, kamu akan menemukan 10 contoh soal reading EPrT dari satu passage utuh tentang kesehatan tanah dan pertanian, lengkap dengan jawaban yang benar serta pembahasan yang menyeluruh untuk masing-masing soal. Harapannya, setelah membaca dan memahami pembahasan ini, kamu tidak hanya hafal jawabannya, tapi juga paham cara berpikir yang harus digunakan saat menghadapi soal serupa di hari tes. Yuk, langsung kita mulai!

Ilustrasi teknik skimming dan scanning saat mengerjakan soal reading competence EPrT

Mengenal Reading Competence dalam EPrT

Sebelum masuk ke soal-soalnya, ada baiknya kamu memahami dulu struktur dari bagian Reading Competence EPrT. Bagian ini terdiri dari 50 soal yang tersebar dalam beberapa passage atau teks bacaan. Setiap passage biasanya diikuti oleh beberapa pertanyaan, dan panjang teksnya bervariasi mulai dari yang relatif pendek hingga yang cukup panjang dan kompleks seperti teks akademik.

Waktu yang diberikan untuk menyelesaikan seluruh Reading Competence adalah 55 menit, termasuk waktu membaca instruksi. Ini berarti rata-rata kamu memiliki waktu sedikit lebih dari satu menit untuk setiap soal, belum termasuk waktu membaca teksnya. Manajemen waktu menjadi salah satu keterampilan paling krusial yang perlu dilatih sejak jauh-jauh hari.

Jenis pertanyaan yang kerap muncul dalam Reading Competence EPrT antara lain:
Main idea / topic question — Menanyakan topik utama atau gagasan pokok dari keseluruhan teks.
Stated detail question — Menanyakan informasi yang secara langsung disebutkan dalam teks.
Exception / EXCEPT question — Menanyakan pernyataan yang TIDAK sesuai dengan isi teks.
Inference question — Menanyakan informasi yang tersirat atau bisa disimpulkan dari teks.
Pronoun reference question — Menanyakan kata benda apa yang dirujuk oleh kata ganti (pronoun) tertentu dalam teks.
Implied information question — Menanyakan apa yang kemungkinan besar akan dibahas dalam paragraf setelah teks, atau apa implikasi dari teks tersebut.
Vocabulary question — Menanyakan makna kata tertentu berdasarkan konteks paragrafnya.
Tone / attitude question — Menanyakan nada atau sikap penulis terhadap topik yang dibahas.

Dengan memahami jenis-jenis pertanyaan ini, kamu sudah selangkah lebih siap dalam menghadapi Reading Competence EPrT. Sekarang, mari kita masuk ke contoh soalnya!

Teks Bacaan (Passage)

Do we treat our land like dirt? That question headlining a 1984 National Geographic article on soils remains as relevant today as it was more than 30 years ago. We lavish attention on our food, we want to know where it came from, who grew it, and whether it is “conventional” or “organic.” But we give hardly a passing thought to the ground our food grew in.

Soil could use some more attention and respect. After all, soil is the thin skin of our Earth where we plant and grow the vital grain crops like wheat, rice, and corn that feed more than seven billion of us. And while the future rests on the soil beneath our feet, as National Geographic also put it in a 2008 article on soils, history is littered with the remains of civilizations that ignored, exploited, and degraded the soil beneath their feet.

One-third of the world’s soil already has been damaged by water and wind erosion, deforestation, compaction, nutrient depletion, and pollution. By our own actions, we are losing soil faster than nature can create it, and as the population keeps growing we also pave over some of the most productive farmland for urban areas. The United Nations says that unless we protect the remaining soil and improve land use and conservation practices, the global amount of arable and productive land per person in 2050 will be only a quarter of what it was in 1960.

In the late 1930s, American soil scientist W.C. Lowdermilk traveled across Europe, North Africa, and the Middle East to investigate why past civilizations failed, or persevered, by looking at the effect of agricultural practices over the past 7,000 years. He visited lands that had been in cultivation for centuries to understand the link between soil erosion and the fate of civilizations.

Lowdermilk sought insights that could help avoid a repeat of the Dust Bowl, which was a soil erosion disaster that hit the southern Great Plains of the United States in the 1930s. It was caused by the “Great Plow-Up” of perennial grasslands to grow annual wheat that coincided with a decade-long drought. Huge dust storms blew Plains soil as far east as Washington, D.C., and thousands of people in Oklahoma, Kansas, and nearby states were driven from their land.

On Lowdermilk’s 18-month journey of toppled empires and vanished civilizations, he found that soil losses from wind and water erosion, soil salinization from irrigation, deforestation, overgrazing, and conflicts between crop farmers and herdsmen all had contributed to societal failures. He also found that careful stewardship of soil with land terracing, crop rotation, tree planting and other methods that keep soil covered has allowed societies to flourish for centuries.
A 2015 study in Science called “Soil and Human Security in the 21st Century” reports that a recent rise in research on soils and soil health has been encouraging, but that soil conservation, preserving soil carbon, cutting erosion, and improving soil nutrients, must increase significantly, and soon, to protect the remaining soils we rely on.

The study says that the challenging goals will be difficult to achieve and much like the approaches required to contend with climate change. Unless we ramp up our efforts to conserve remaining soils, our own future is at risk, just like the vanished civilizations Lowdermilk studied more than 75 years ago. In decades ahead the pressure on the world’s soils to grow even more food will only rise as population likely rises past nine billion by 2050. While we observe World Food Day in October, remember that healthy soils are vital to the success of all farmers.

Soal dan Pembahasan

Soal 1
What is the topic of the text?
A. organic food
B. healthy soil
C. land nutrition
D. soil erosion

Jawaban: B. healthy soil
Pembahasan:
Ini adalah soal main idea atau topik utama. Cara menjawab soal jenis ini adalah dengan melihat gambaran besar dari keseluruhan teks, bukan hanya satu paragraf. Teks ini secara keseluruhan membahas pentingnya tanah yang sehat bagi kelangsungan hidup manusia dan peradaban, termasuk dampak kerusakan tanah, penelitian Lowdermilk tentang peradaban yang runtuh akibat pengabaian tanah, hingga seruan untuk menjaga dan melestarikan tanah yang tersisa. Dengan demikian, topik utamanya adalah “healthy soil” atau tanah yang sehat. Pilihan A (organic food) hanya disebutkan sekilas di paragraf pertama sebagai kontras, bukan sebagai topik utama. Pilihan C (land nutrition) tidak secara eksplisit menjadi fokus pembahasan. Pilihan D (soil erosion) memang dibahas dalam teks, tapi hanya sebagai salah satu subtopik, bukan inti keseluruhan teks.


Soal 2
The passage indicated that____.
A. the challenging goals will be easy to achieve
B. we will lose soil sooner than nature can create it
C. the population will keep on lowering pollution
D. more food will only rise as population decrease

Jawaban: B. we will lose soil sooner than nature can create it
Pembahasan:
Ini adalah soal stated detail, yaitu soal yang meminta kamu menemukan informasi yang secara langsung dinyatakan dalam teks. Jawaban B sesuai dengan pernyataan di paragraf ketiga, yang menyebutkan bahwa dengan tindakan kita sendiri, kita kehilangan tanah lebih cepat daripada alam bisa menciptakannya kembali. Pilihan A bertentangan dengan isi teks, karena teks justru menyatakan bahwa tujuan konservasi tanah akan sulit dicapai. Pilihan C juga bertentangan, karena teks tidak menyebutkan populasi akan menurunkan polusi. Pilihan D keliru karena teks justru menyebutkan tekanan terhadap tanah akan semakin meningkat seiring populasi yang terus bertambah, bukan berkurang.


Soal 3
Which of the following is true?
A. Land is the connection of congested dirt.
B. The land crops is feeding five billion people.
C. Human is exploiting natural resources.
D. Soil is the thin skin of our mother Earth.

Jawaban: D. Soil is the thin skin of our mother Earth.
Pembahasan:
Ini adalah soal stated detail yang meminta kamu mengidentifikasi pernyataan yang sesuai dengan isi teks. Jawaban D langsung merujuk pada kalimat di paragraf kedua yang menyebutkan bahwa tanah adalah lapisan tipis di permukaan Bumi tempat kita menanam dan menumbuhkan tanaman pangan. Pilihan A tidak disebutkan dalam teks. Pilihan B salah karena teks menyebutkan tujuh miliar orang, bukan lima miliar. Pilihan C memang tersirat secara umum dalam teks, namun tidak secara eksplisit dinyatakan bahwa manusia “mengeksploitasi sumber daya alam”, yang ada dalam teks adalah manusia mengabaikan, mengeksploitasi, dan merusak tanah, sehingga pilihan D tetap lebih akurat dan langsung mengutip isi teks.


Soal 4
All of the following are true, EXCEPT____.
A. healthy soils are vital to the success of farmers
B. two-third of the world’s soil are damaged
C. we grow conventional and organic food
D. we lavish attention on our food

Jawaban: B. two-third of the world’s soil are damaged
Pembahasan:
Ini adalah soal exception atau EXCEPT question. Kamu harus mencari satu pernyataan yang TIDAK sesuai dengan isi teks. Pilihan B menyebutkan bahwa dua pertiga tanah dunia telah rusak. Namun dalam teks, disebutkan bahwa yang rusak adalah sepertiga (one-third) tanah dunia, bukan dua pertiga. Ini adalah kesalahan fakta yang sengaja dimasukkan sebagai jebakan. Pilihan A benar karena teks menyebutkan hal itu di paragraf terakhir. Pilihan C benar karena paragraf pertama menyebutkan makanan “conventional” dan “organic”. Pilihan D juga benar karena paragraf pertama secara eksplisit menyebutkan “We lavish attention on our food.”


Soal 5
The pronoun ‘it’ in paragraph 3 refers to which of the following?
A. soil
B. nature
C. water
D. farmland

Jawaban: A. soil
Pembahasan:
Ini adalah soal pronoun reference. Untuk menjawabnya, kamu harus mencari kata ganti “it” dalam paragraf ketiga lalu menelusuri kembali kata benda mana yang dirujuknya. Kalimat yang dimaksud adalah: “we are losing soil faster than nature can create it”. Kata “it” di sini merujuk kembali pada “soil” karena kalimat tersebut menyatakan bahwa kita kehilangan tanah lebih cepat dari kemampuan alam untuk menciptakannya kembali. Jadi yang “diciptakan oleh alam” dan yang “kita hilangkan” adalah hal yang sama, yaitu soil atau tanah. Pilihan B (nature) tidak tepat karena nature adalah subjek yang melakukan tindakan, bukan objeknya. Pilihan C dan D tidak relevan dalam konteks kalimat tersebut.


Soal 6
It is implied in the passage that Lowdermilk____.
A. is a European soil scientist
B. looks at agricultural effect
C. finds method of soil flourishing
D. travels across the Middle East

Jawaban: B. looks at agricultural effect
Pembahasan:
Ini adalah soal inference atau implied information. Kamu perlu membaca antara baris dan menyimpulkan informasi yang tidak secara eksplisit dinyatakan. Berdasarkan teks, Lowdermilk melakukan perjalanan untuk menyelidiki mengapa peradaban masa lalu gagal atau bertahan dengan cara melihat dampak praktik pertanian selama 7.000 tahun terakhir. Ini secara tersirat menunjukkan bahwa ia mengkaji pengaruh atau dampak dari praktik pertanian (agricultural effect). Pilihan A salah karena teks menyebutkan ia adalah ilmuwan tanah Amerika, bukan Eropa. Pilihan C tidak cukup tepat karena yang ditemukan Lowdermilk adalah metode pengelolaan tanah yang memungkinkan masyarakat bertahan, bukan secara spesifik “metode membuat tanah subur”. Pilihan D memang disebutkan dalam teks bahwa ia bepergian ke Timur Tengah, namun ini bukan sesuatu yang “tersirat”, melainkan tersurat, dan tidak merangkum tujuan utamanya.


Soal 7
What is most likely discussed in the paragraph following the passage?
A. World Earth Day
B. World Food Day
C. World Soil Day
D. World Environment Day

Jawaban: C. World Soil Day
Pembahasan:
Ini adalah soal implied next topic atau perkiraan topik paragraf berikutnya. Paragraf terakhir teks ini mengakhiri pembahasan dengan menyebut “World Food Day in October” dan menekankan pentingnya tanah yang sehat bagi petani. Alur pikiran ini mengarahkan pembaca pada isu tanah secara lebih spesifik, sehingga sangat logis jika paragraf berikutnya akan membahas World Soil Day, hari peringatan internasional yang didedikasikan untuk kesadaran tentang pentingnya tanah. World Soil Day sendiri diperingati setiap 5 Desember dan diakui oleh FAO serta PBB sebagai momen penting untuk kampanye kesadaran tanah. Pilihan A, B, dan D tidak memiliki keterkaitan langsung yang cukup kuat dengan pesan akhir teks ini.


Soal 8
What is the meaning of ‘lavish’ in paragraph 1?
A. slight
B. expend
C. spurn
D. expand

Jawaban: B. expend
Pembahasan:
Ini adalah soal vocabulary dalam konteks. Kata “lavish” dalam kalimat “We lavish attention on our food” digunakan sebagai kata kerja yang berarti mencurahkan sesuatu secara berlebihan atau menghamburkan perhatian. Dalam konteks ini, maknanya adalah kita mencurahkan banyak sekali perhatian pada makanan kita. Pilihan B, yaitu “expend” (mengeluarkan atau mencurahkan), paling mendekati makna tersebut. Pilihan A (slight) berarti mengabaikan atau meremehkan, berlawanan dengan maksud kalimat. Pilihan C (spurn) berarti menolak dengan kasar, juga berlawanan makna. Pilihan D (expand) berarti memperluas, yang tidak sesuai dengan konteks kalimat ini.


Soal 9
The word ‘ramp’ in the last paragraph is best replaced by____.
A. detour
B. incline
C. inverse
D. descent

Jawaban: B. incline
Pembahasan:
Kata yang dimaksud dalam soal ini adalah bagian dari frasa “ramp up” dalam kalimat “Unless we ramp up our efforts to conserve remaining soils.” Frasa “ramp up” berarti meningkatkan atau memperbesar secara bertahap. Dalam soal ini, yang ditanyakan adalah kata “ramp” saja, dan dari pilihan yang tersedia, kata yang paling mendekati konsep “naik” atau “meningkat” adalah “incline” yang memiliki makna lereng atau kemiringan ke atas. Pilihan A (detour) berarti jalan memutar, tidak relevan. Pilihan C (inverse) berarti kebalikan, bertentangan dengan makna “ramp up”. Pilihan D (descent) berarti turun atau penurunan, berlawanan dengan arah makna “ramp up.”


Soal 10
What is the tone of the passage?
A. Informative
B. Outraged
C. Judicial
D. Emotional

Jawaban: A. Informative
Pembahasan:
Ini adalah soal tone atau nada tulisan. Untuk menjawab soal ini, kamu perlu memperhatikan bagaimana penulis menyampaikan informasi sepanjang teks. Secara keseluruhan, teks ini menyajikan fakta, data dari berbagai sumber (National Geographic, United Nations, jurnal Science), serta catatan sejarah tentang peradaban yang runtuh akibat kerusakan tanah. Penulis menyampaikan semuanya dengan cara yang terukur dan faktual, tanpa ungkapan yang berlebihan atau emosional. Maka nada yang paling tepat adalah “informative” atau informatif. Pilihan B (outraged) atau marah tidak sesuai karena tidak ada ekspresi kemarahan yang nyata dalam tulisan. Pilihan C (judicial) atau menghakimi juga tidak tepat karena penulis tidak sedang memvonis pihak tertentu. Pilihan D (emotional) tidak tepat karena tulisan ini cenderung menggunakan pendekatan ilmiah dan faktual, bukan emosional.

Mahasiswa membaca teks bacaan panjang untuk latihan contoh soal reading EPrT di meja belajar

Tips Mengerjakan Soal Reading Competence EPrT

Setelah membahas 10 soal di atas, ada beberapa strategi yang sangat disarankan untuk kamu terapkan saat menghadapi Reading Competence EPrT.

Baca soal terlebih dahulu sebelum membaca teks. Ini adalah salah satu trik paling efektif yang sering direkomendasikan. Dengan mengetahui apa yang ditanyakan lebih dulu, kamu akan lebih terarah saat membaca teks dan bisa langsung fokus mencari jawaban yang relevan, tanpa harus membaca seluruh teks dari awal hingga akhir secara mendalam.

Gunakan teknik skimming dan scanning. Skimming berguna untuk mendapatkan gambaran umum isi teks secara cepat, biasanya dengan membaca kalimat pertama setiap paragraf. Scanning berguna untuk mencari informasi spesifik, misalnya nama, angka, atau kata kunci tertentu yang relevan dengan pertanyaan.

Perhatikan konteks saat menjawab soal vocabulary. Jangan hanya mengandalkan terjemahan harfiah sebuah kata. Selalu baca kembali kalimat di sekitar kata tersebut untuk memahami bagaimana kata itu digunakan dalam konteks. Makna sebuah kata bisa berubah tergantung pada kalimat dan paragraf di mana ia muncul.

Untuk soal EXCEPT dan TRUE, eliminasi pilihan satu per satu. Jangan terburu-buru. Cocokkan setiap pilihan dengan informasi dalam teks. Pilihan yang mengubah angka, mengubah subjek, atau membalik makna aslinya sering kali menjadi jawaban yang salah (dan itulah jawaban yang dicari dalam soal EXCEPT).

Latihan manajemen waktu secara rutin. Dengan 50 soal dalam 55 menit, rata-rata kamu punya kurang dari satu menit per soal. Semakin sering kamu berlatih dengan batasan waktu yang ketat, semakin terlatih kemampuanmu untuk membaca dan menjawab secara efisien.

Infografis jenis pertanyaan dalam soal reading EPrT mulai dari main idea hingga vocabulary

Kesimpulan

Bagian Reading Competence dalam EPrT memang membutuhkan kombinasi antara kemampuan membaca cepat, pemahaman konteks, serta penguasaan berbagai tipe soal. Dari 10 contoh soal yang sudah kita bahas dalam artikel ini, kamu bisa melihat bahwa setiap tipe soal memiliki pendekatan yang berbeda dalam cara menjawabnya. Soal main idea memerlukan pemahaman holistik atas keseluruhan teks, sementara soal vocabulary memerlukan kepekaan terhadap konteks kalimat. Dengan mengenali pola-pola ini, proses pengerjaan soal di hari tes akan terasa jauh lebih terstruktur dan terarah.

Satu hal yang perlu selalu kamu ingat adalah bahwa kemampuan membaca tidak bisa diasah secara instan. Kamu perlu konsisten membaca teks berbahasa Inggris setiap hari, baik itu artikel berita, esai akademik, maupun teks sains populer seperti passage di atas. Semakin banyak kamu terpapar dengan berbagai jenis teks, semakin mudah kamu memahami isi bacaan dalam waktu singkat dan semakin luas pula kosakata yang kamu miliki.

Kalau kamu ingin persiapan yang lebih terstruktur, terarah, dan didampingi oleh pengajar berpengalaman, kamu bisa bergabung dengan Kursus TEPrT® Preparation di Telkom University Language Center (LaC). Program ini dirancang khusus untuk membantu kamu menguasai seluruh komponen EPrT, termasuk Listening, Grammar, dan Reading Competence, dengan metode belajar yang sistematis dan latihan soal yang intensif. Segera daftarkan dirimu dan mulai perjalanan menuju skor EPrT terbaik di https://lac.telkomuniversity.ac.id/kursus-bahasa/eprt-preparation/.


Eksplorasi konten lain dari Telkom University Language Center

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *