Perbedaan Soal Incomplete Sentences dan Error Recognition TOEIC

Perbedaan Soal Incomplete Sentences dan Error Recognition TOEIC

Kalau kamu sedang mempersiapkan tes TOEIC, pasti sudah tidak asing lagi dengan dua jenis soal yang kerap membuat peserta pusing: Incomplete Sentences dan Error Recognition. Perbedaan soal Incomplete Sentences dan Error Recognition di TOEIC ini tampak sepele, tetapi justru di sinilah banyak peserta kehabisan poin tanpa benar-benar menyadarinya. Keduanya sama-sama menguji penguasaan grammar dan kosakata, namun cara kerjanya berbeda secara fundamental, dan strategi menghadapinya pun tidak bisa disamaratakan.

Incomplete Sentences masuk ke dalam Part 5 dari bagian Reading TOEIC. Di sini, kamu akan menemukan satu kalimat yang sengaja dikosongkan di satu titik, lalu diminta memilih satu kata atau frasa dari empat pilihan (A, B, C, atau D) yang paling tepat untuk melengkapinya. Sementara itu, Error Recognition berada di Part 6, di mana kamu disajikan sebuah kalimat yang sudah lengkap, tetapi ada satu bagian yang salah secara gramatikal, dan tugasmu adalah menemukannya. Secara sederhana: satu soal memintamu melengkapi, yang lain memintamu menemukan kesalahan.

Nah, buat kamu yang ingin serius meningkatkan skor TOEIC, memahami perbedaan keduanya secara mendalam adalah langkah yang tidak bisa dilewatkan. Di artikel ini, kita akan bedah tuntas struktur, pola soal, contoh nyata, sekaligus strategi paling efektif untuk menaklukkan keduanya, dari nol sampai siap tes.


A. Sekilas tentang Struktur Reading TOEIC  

Sebelum masuk ke inti pembahasan, ada baiknya kita pahami dulu di mana posisi kedua jenis soal ini dalam keseluruhan tes TOEIC.

Tes TOEIC Listening & Reading terdiri dari dua sesi besar. Sesi pertama adalah Listening (Parts 1–4) yang berlangsung sekitar 45 menit. Sesi kedua adalah Reading (Parts 5–7) yang diberikan waktu 75 menit. Nah, Incomplete Sentences dan Error Recognition keduanya ada di sesi Reading ini.

Berikut gambaran singkatnya:

Bagian Part Jenis Soal Jumlah Soal 
Reading Part 5 Incomplete Sentences 40 soal 
Reading Part 6 Error Recognition 12 soal 
Reading Part 7 Reading Comprehension 48 soal 

Dari tabel di atas, terlihat bahwa Part 5 (Incomplete Sentences) punya porsi terbesar di antara ketiganya. Artinya, penguasaan Part 5 dan Part 6 secara bersamaan bisa memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap skor Reading-mu secara keseluruhan.

Perbedaan soal incomplete sentences dan error recognition


B. Apa Itu Incomplete Sentences? (Part 5) 

Definisi dan Format

Incomplete Sentences adalah jenis soal di mana sebuah kalimat disajikan dengan satu bagian yang dikosongkan, dan kamu harus memilih kata atau frasa yang paling tepat untuk mengisi kekosongan tersebut. Pilihan jawaban selalu berjumlah empat (A, B, C, D).

Contoh soal:

The manager requested that all employees _______ the new policy before the meeting.

(A) review (B) reviewed (C) reviewing (D) to review

Jawaban yang benar adalah (A) review, karena setelah kata requested that, pola yang digunakan adalah subjunctive (kata kerja bentuk dasar tanpa to).


Apa Saja yang Diuji?

Berdasarkan pola soal TOEIC yang umum ditemukan, Incomplete Sentences biasanya menguji aspek-aspek berikut:

1. Word Form (Bentuk Kata) Ini adalah tipe soal yang paling sering muncul. Kamu akan diberikan empat pilihan yang berasal dari kata yang sama tetapi berbeda kelas kata, misalnya economy (noun), economic (adjective), economically (adverb), dan economize (verb). Tugas kamu adalah memilih bentuk yang tepat sesuai fungsinya dalam kalimat.

2. Tenses (Waktu) Soal tenses menguji apakah kamu bisa membaca konteks waktu dalam kalimat. Apakah kejadian berlangsung di masa lalu, sekarang, atau akan datang? Penanda waktu seperti yesterday, since, by the time, atau next week adalah petunjuk penting yang tidak boleh diabaikan.

3. Vocabulary (Kosakata) Beberapa soal menyajikan empat kata yang terlihat mirip artinya, tetapi hanya satu yang pas dalam konteks kalimat tersebut. Misalnya perbedaan antara raise dan rise, atau affect dan effect. Di sinilah kosakata bisnis yang kaya akan sangat membantumu.

4. Preposisi dan Konjungsi Preposisi seperti in, at, on, for, with, dan konjungsi seperti although, despite, because of sering diuji. Salah memilih preposisi bisa membuat makna kalimat jadi aneh atau ambigu.

5. Pronoun dan Determiner Apakah yang tepat digunakan: he, his, him, atau himself? Jenis soal ini menguji pemahaman kamu tentang fungsi kata ganti dan kata penentu dalam kalimat.


Strategi Menjawab Incomplete Sentences

• Baca kalimat utuh terlebih dahulu. Jangan langsung lihat pilihan jawaban. Pahami konteks kalimat keseluruhan agar kamu tahu apa yang dibutuhkan.

• Identifikasi kelas kata yang dibutuhkan. Apakah posisi kosong membutuhkan noun, verb, adjective, atau adverb? Eliminasi pilihan yang bukan kelas kata itu.

• Perhatikan penanda gramatikal di sekitar titik kosong. Kata sebelum dan sesudah kosong adalah petunjuk terkuat.

• Eliminasi dua pilihan yang jelas salah untuk memperbesar peluang dari 25% menjadi 50%.

• Jangan habiskan lebih dari 30 detik per soal. Untuk Part 5, idealnya kamu menyelesaikan 40 soal dalam 10–12 menit saja.

Ilustrasi peserta tes TOEIC sedang mengerjakan soal Incomplete Sentences di layar komputer



C. Apa Itu Error Recognition? (Part 6) 

Definisi dan Format

Berbeda dengan Part 5, Error Recognition menyajikan kalimat yang sudah lengkap secara penulisan, tetapi mengandung satu kesalahan gramatikal. Empat bagian kalimat ditandai dengan label (A), (B), (C), dan (D), dan tugasmu adalah menentukan bagian mana yang salah.

Contoh soal:

The new employees (A) were informed about (B) the company policy (C) at their first day (D) of work.

Jawabannya adalah (C) at their first day, karena seharusnya menggunakan on (bukan at) untuk menunjukkan hari. Kalimat yang benar: on their first day of work.


Apa Saja yang Diuji?

1. Preposisi yang Salah Ini adalah jenis kesalahan yang paling sering muncul. Penggunaan in, at, on, for, with, by, dan lainnya sangat kontekstual dalam bahasa Inggris, dan TOEIC sangat suka menguji hal ini. Misalnya interested in (bukan interested on), atau depend on (bukan depend at).

2. Subject-Verb Agreement Kesalahan kesesuaian antara subjek dan kata kerja juga sering diuji. Subjek tunggal harus diikuti kata kerja tunggal, dan sebaliknya. Perhatikan juga ketika subjek kalimat dipisahkan oleh frasa panjang, misalnya The quality of the products (subjek = quality, bukan products, jadi kata kerja harus tunggal: is, bukan are).

3. Tenses yang Tidak Tepat Penggunaan simple past saat konteks membutuhkan past perfect, atau present simple saat seharusnya present perfect, kesalahan seperti ini adalah sasaran empuk Error Recognition.

4. Parallel Structure (Struktur Paralel) Ketika kalimat menggunakan rangkaian atau list, semua elemen harus memiliki bentuk gramatikal yang sama. Kalimat seperti She enjoys reading, to swim, and cook salah karena tidak paralel, seharusnya reading, swimming, and cooking.

5. Adverb vs. Adjective Penggunaan kata sifat (exact) padahal seharusnya kata keterangan (exactly), atau sebaliknya, adalah pola kesalahan yang umum diuji di bagian ini.

6. Comparative dan Superlative Penggunaan more better (salah) atau the most fastest (salah) adalah contoh kesalahan yang kadang disembunyikan dalam kalimat panjang agar tidak mudah terdeteksi.


Strategi Menjawab Error Recognition

• Baca sekilas empat bagian yang ditandai terlebih dahulu, bukan kalimat panjangnya. Hal ini membantu mengidentifikasi jenis struktur yang mungkin bermasalah.

• Perhatikan kata sebelum dan sesudah setiap bagian yang ditandai. Konteks di sekitar opsi adalah kunci menemukan kesalahannya.

• Cari sinyal-sinyal umum: apakah ada dua kata kerja berjajar? Apakah ada kata benda setelah preposisi? Apakah konjungsi berpasangan seperti both…and atau either…or digunakan dengan benar?

• Percayai insting bahasa. Semakin sering kamu latihan, semakin cepat “rasa berbahasa” kamu terasah tanpa perlu menganalisis terlalu panjang.

• Ingat: kata yang tidak ditandai adalah petunjuk, bukan objek jawaban. Fokus hanya pada keempat pilihan (A), (B), (C), (D).



D. Tabel Perbandingan: Incomplete Sentences vs. Error Recognition 

Aspel Incomplete Sentences (Part 5) Error Recognition (Part 6) 
Posisi di Tes Part 5 Part 6 
Format Soal Kalimat dengan satu titik kosong Kalimat lengkap dengan 4 bagian bertanda 
Tugas Peserta Memilih kata/frasa untuk mengisi titik kosong Menemukan bagian kalimat yang salah secara gramatikal 
Jumlah Soal 40 soal 12 soal 
Pilihan Jawaban 4 pilihan (A–D): kata/frasa berbeda 4 pilihan (A–D): bagian kalimat yang ditandai
Fokus Utama Grammar + Vocabulary + Word Form Grammar + Preposisi + Parallelism 
Tingkat Kesulitan Sedang Sedang–Tinggi 
Waktu Ideal per Soal 10–30 detik 30–45 detik 
Mindset “Kata apa yang paling tepat?” “Bagian mana yang salah?” 



E. Kesalahan Umum yang Sering Terjadi

Untuk Incomplete Sentences, peserta sering terjebak karena:

• Tidak membaca keseluruhan kalimat dan langsung menebak berdasarkan kata pertama yang terlihat familiar.

• Mengabaikan penanda waktu dalam kalimat, sehingga keliru memilih tenses.

• Tidak memperhatikan kelas kata, memilih noun padahal posisi tersebut membutuhkan adverb.


Untuk Error Recognition, kesalahan yang sering terjadi adalah:

• Terfokus pada bagian yang tampak “aneh secara perasaan” tanpa menganalisis secara gramatikal.

• Mengabaikan preposisi kecil karena dianggap tidak penting, padahal preposisi adalah target favorit soal ini.

• Panik ketika semua pilihan terasa “benar” karena tidak tahu pola kesalahan yang umum diuji.


F.  Tips Latihan yang Efektif untuk Keduanya 

Menguasai kedua tipe soal ini bukan soal bakat, melainkan soal kebiasaan. Berikut beberapa cara latihan yang terbukti efektif:

1. Latihan Soal Bertarget Pisahkan sesi latihan: hari ini khusus Part 5, besok khusus Part 6. Dengan begitu, kamu bisa benar-benar fokus memahami pola soal masing-masing sebelum mencampur keduanya.

2. Analisis Kesalahan, Bukan Cuma Hitung Skor Setelah mengerjakan latihan soal, jangan hanya melihat berapa yang benar. Teliti setiap soal yang salah: Mengapa jawabanmu salah? Apa konsep gramatikal yang terlewat? Catatan kecil tentang kesalahan berulang akan sangat membantu.

3. Perkuat Vocabulary Bisnis TOEIC sangat kental dengan konteks dunia kerja. Biasakan diri dengan istilah-istilah seperti implement, facilitate, comply, evaluate, negotiate, dan sebagainya. Soal vocabulary di Part 5 akan jauh lebih mudah jika kamu familiar dengan kosakata bisnis.

4. Baca Teks Bahasa Inggris Setiap Hari Membaca artikel bisnis berbahasa Inggris, dari sumber seperti BBC Business, Bloomberg, atau artikel HR internasional, secara tidak langsung melatih intuisi grammar dan memperluas kosakata kamu.

5. Simulasi Waktu Latihan tanpa batas waktu itu bagus untuk pemahaman, tetapi jangan lupa juga berlatih dengan timer. Di tes nyata, kamu tidak punya kemewahan untuk melamun di satu soal terlalu lama.

Contoh ilustrasi soal Error Recognition Part 6 di TOEIC

Incomplete Sentences dan Error Recognition memang terlihat serupa karena sama-sama berbasis kalimat dan menguji grammar. Tapi, cara berpikirnya sungguh berbeda: satu memintamu membangun, satu lagi memintamu mendeteksi. Dengan memahami perbedaan mendasar ini, kamu sudah satu langkah lebih siap dibanding peserta lain yang memperlakukan keduanya dengan cara yang sama. Kuncinya tetap pada latihan rutin, analisis kesalahan yang jujur, dan pembiasaan dengan konteks bahasa Inggris bisnis sehari-hari.

Ingat, tidak ada jalan pintas menuju skor TOEIC yang tinggi, tetapi ada cara yang lebih cerdas untuk berlatih. Fokus pada pola, bukan hafalan. Latih intuisi bahasa, bukan hanya aturan di buku. Dengan pendekatan yang tepat, kedua bagian ini justru bisa menjadi sumber poin yang paling bisa diandalkan dalam sesi Reading TOEIC-mu.

Sudah siap buktikan kemampuanmu? Yuk, ambil tes TOEIC resmi di Telkom University Language Center (LaC)! LaC Telkom University merupakan Certified Test Administration Site untuk tes TOEIC® yang bekerja sama langsung dengan ITC, sehingga sertifikatmu diakui secara resmi dan internasional. Tes dilaksanakan secara Computer Based Test From Home (online) dengan harga terjangkau Rp675.000, menjadikannya salah satu opsi tes TOEIC resmi termurah di Bandung Raya. Cek jadwal dan daftar sekarang melalui laman resmi: lac.telkomuniversity.ac.id/tes-bahasa-lac/toeic/ atau langsung di smartcart.id/product/toeic-listening-reading-telkom-university. Jangan tunda lagi, skor TOEIC terbaikmu menunggu!

Penulis: Pusat Bahasa Tel-U | Editor: Auliya Rahman P | Foto: Pusat Bahasa Tel-U


Eksplorasi konten lain dari Telkom University Language Center

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *