
Membedah False Friends: Kata Bahasa Prancis yang Mirip tapi Beda
Pernah tidak, kamu sedang belajar bahasa Prancis, lalu menemukan kata yang terlihat sangat familiar, mirip banget sama kata bahasa Inggris atau bahasa Indonesia yang sudah kamu kenal, tapi ternyata artinya sama sekali berbeda? Nah, inilah yang disebut dengan false friends bahasa Prancis, atau dalam istilah linguistik sering disebut juga faux amis. Fenomena ini adalah salah satu jebakan paling umum yang dialami oleh pemelajar bahasa Prancis, terutama mereka yang sudah lebih dulu fasih berbahasa Inggris.
False friends bukan berarti teman yang mengkhianati, tapi dalam konteks bahasa, istilah ini merujuk pada pasangan kata dari dua bahasa berbeda yang bentuknya mirip, baik secara tulisan maupun pengucapan, namun memiliki makna yang berbeda, bahkan terkadang bertolak belakang. Karena bahasa Prancis dan bahasa Inggris sama-sama banyak menyerap kata dari akar Latin dan bahasa-bahasa Eropa lainnya, tidak heran jika banyak sekali kata yang terlihat “kembar” di antara keduanya. Sayangnya, kemiripan ini justru sering menjadi sumber kesalahpahaman yang cukup memalukan.
Artikel ini hadir sebagai panduan lengkap untuk membantu kamu, terutama yang baru memulai perjalanan belajar bahasa Prancis, agar tidak terjebak oleh kata-kata “berbahaya” ini. Kita akan membahas daftar false friends yang paling sering muncul, kenapa hal ini bisa terjadi, dan bagaimana cara terbaik untuk mengatasinya. Siap? Allons-y!

A. Apa Itu False Friends dan Kenapa Ini Terjadi?
Sebelum masuk ke daftar katanya, penting untuk memahami dulu kenapa false friends atau faux amis ini bisa eksis. Jawabannya ada pada sejarah bahasa itu sendiri.
Bahasa Prancis dan bahasa Inggris memiliki hubungan sejarah yang sangat erat. Sejak penaklukan Norman pada tahun 1066, bahasa Inggris menyerap ribuan kata dari bahasa Prancis. Akibatnya, sekitar 30–40% kosakata bahasa Inggris modern memiliki akar dari bahasa Prancis. Namun, selama berabad-abad, kata-kata yang awalnya memiliki arti sama ini mengalami semantic drift, pergeseran makna. Sehingga kini artinya bisa jauh berbeda antara kedua bahasa tersebut.
Hal yang sama juga berlaku antara bahasa Prancis dan bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia sendiri banyak menyerap kata dari bahasa Belanda, Portugis, dan secara tidak langsung juga dari bahasa Inggris yang sudah “terkontaminasi” kata-kata Latin dan Prancis. Sehingga kadang ada kata dalam bahasa Prancis yang bunyinya mirip dengan kata dalam bahasa Indonesia, tapi maknanya berbeda.
B. Daftar False Friends Bahasa Prancis yang Paling Sering Bikin Salah
1. Librairie bukan Library
Ini mungkin adalah false friend paling terkenal dalam bahasa Prancis. Kata librairie dalam bahasa Prancis artinya toko buku (bookstore), bukan perpustakaan. Kalau kamu ingin menyebut perpustakaan, kata yang tepat adalah bibliothèque.
Bayangkan kamu bilang ke teman Prancis-mu: “Je vais à la librairie pour emprunter un livre”, artinya kamu bilang pergi ke toko buku untuk meminjam buku. Itu aneh, kan? Harusnya kamu bilang “Je vais à la bibliothèque pour emprunter un livre.”
2. Sensible bukan Sensible (dalam arti masuk akal)
Dalam bahasa Inggris, sensible artinya bijaksana atau masuk akal. Tapi dalam bahasa Prancis, sensible artinya sensitif atau peka. Kalau kamu ingin mengatakan “masuk akal” dalam bahasa Prancis, kata yang tepat adalah raisonnable atau sensé(e).
Contoh: “Elle est très sensible” artinya “Dia sangat sensitif/perasa”, bukan “Dia sangat masuk akal.”
3. Actuellement bukan Actually
Ini juga salah satu yang paling sering menjebak. Dalam bahasa Inggris, actually artinya “sebenarnya” atau “kenyataannya.” Tapi actuellement dalam bahasa Prancis artinya saat ini atau sekarang (currently).
Jadi kalau kamu mendengar kalimat “Il travaille actuellement à Paris”, artinya bukan “Sebenarnya dia bekerja di Paris”, melainkan “Saat ini dia bekerja di Paris.” Untuk mengungkapkan “sebenarnya”, gunakan kata en fait atau en réalité.
4. Rester bukan Rest
Kata rester dalam bahasa Prancis berarti tetap tinggal atau tetap berada di suatu tempat, bukan beristirahat. Kata untuk “beristirahat” dalam bahasa Prancis adalah se reposer.
Contoh: “Je vais rester ici” artinya “Aku akan tetap di sini”, bukan “Aku akan beristirahat di sini.”
5. Blesser bukan Bless
Dalam bahasa Inggris, to bless artinya memberkati. Tapi blesser dalam bahasa Prancis artinya melukai atau menyakiti. Artinya berlawanan banget!
“Il a été blessé dans l’accident”, artinya “Dia terluka dalam kecelakaan”, bukan “Dia diberkati dalam kecelakaan.”
6. Entrée bukan Entry (dalam konteks makanan)
Dalam bahasa Inggris Amerika, entrée digunakan untuk menyebut hidangan utama. Tapi di Prancis, entrée justru berarti hidangan pembuka (starter/appetizer). Kalau kamu memesan entrée di restoran Prancis, kamu akan mendapat hidangan pertama, bukan yang utama.
Hidangan utama dalam bahasa Prancis disebut le plat principal.
7. Passer un examen bukan Pass an Exam
Ini jebakan yang sangat penting untuk pelajar! Dalam bahasa Inggris, to pass an exam artinya lulus ujian. Tapi dalam bahasa Prancis, passer un examen artinya hanya mengikuti/menjalani ujian, tanpa informasi apakah lulus atau tidak.
Untuk mengatakan lulus ujian dalam bahasa Prancis, kamu harus bilang réussir un examen. Sedangkan gagal ujian adalah échouer à un examen atau rater un examen.
8. Attendre bukan Attend
Attendre dalam bahasa Prancis artinya menunggu, bukan menghadiri. Untuk menghadiri suatu acara, kata yang digunakan adalah assister à.
“J’attends le bus” = “Aku menunggu bus.” “J’assiste à la conférence” = “Aku menghadiri konferensi.”
9. Car bukan Car
Menariknya, kata car dalam bahasa Prancis bukan berarti mobil! Car dalam bahasa Prancis adalah konjungsi yang berarti karena (sinonim dari parce que, tapi lebih formal). Kata untuk “mobil” dalam bahasa Prancis adalah voiture.
“Je suis fatigué, car j’ai travaillé toute la nuit” = “Aku lelah, karena aku bekerja sepanjang malam.”
10. Sympathique bukan Sympathetic
Dalam bahasa Inggris, sympathetic berarti penuh simpati atau bisa merasakan penderitaan orang lain. Tapi sympathique dalam bahasa Prancis artinya menyenangkan, ramah, atau baik hati, lebih mendekati nice atau friendly dalam bahasa Inggris.
“Il est très sympathique” = “Dia sangat menyenangkan/ramah”, bukan “Dia sangat penuh simpati.”
11. Formidable bukan Formidable (dalam arti menakutkan)
Dalam bahasa Inggris, formidable punya konotasi sesuatu yang besar, kuat, dan mengintimidasi. Tapi dalam bahasa Prancis, formidable justru artinya luar biasa, hebat, atau fantastis, konotasinya sangat positif!
“C’est formidable!” = “Itu luar biasa/keren banget!”
12. Demander bukan Demand
Demander dalam bahasa Prancis artinya meminta atau bertanya, bukan menuntut dengan tegas seperti konotasi demand dalam bahasa Inggris. Untuk mengekspresikan tuntutan yang kuat, bahasa Prancis menggunakan exiger.
“Je vous demande de l’aide” = “Saya meminta bantuan Anda”, bukan “Saya menuntut bantuan Anda.”

C. False Friends antara Bahasa Prancis dan Bahasa Indonesia
Selain dengan bahasa Inggris, ada juga beberapa kata bahasa Prancis yang bunyinya mirip dengan kata bahasa Indonesia namun artinya berbeda.
• Pile (bahasa Prancis: tumpukan, baterai), mirip dengan “pile” dalam bahasa Inggris yang diserap ke Indonesia, tapi konteksnya beda.
• Sale (bahasa Prancis: kotor), persis seperti kata “sale” dalam bahasa Indonesia yang artinya juga “kotor.” Ini justru true friend yang kebetulan!
• Fatal (bahasa Prancis: mematikan/serius), maknanya serupa, tapi dalam bahasa Prancis penggunaannya lebih luas, termasuk untuk hal-hal yang belum tentu berakibat kematian secara harfiah, misalnya une erreur fatale (kesalahan fatal).
D. Tips Jitu Menghindari Jebakan False Friends
Mengetahui daftarnya saja tidak cukup. Kamu perlu strategi aktif agar tidak terus-terusan terjebak.
1. Jangan asumsikan kemiripan berarti kesamaan makna. Setiap kali menemukan kata Prancis yang terasa familiar, jangan langsung asumsikan artinya sama. Biasakan untuk selalu mengecek kamus terlebih dahulu.
2. Belajar kata dalam konteks kalimat. Daripada menghafal kata satu per satu, pelajari kata dalam kalimat lengkap. Konteks akan membantumu memahami makna yang sebenarnya jauh lebih efektif.
3. Buat kartu hafalan (flashcard) khusus false friends. Pisahkan daftar false friends dari kosakata biasa. Dengan kartu hafalan, kamu bisa berlatih secara rutin dan mengetes dirimu sendiri.
4. Perbanyak paparan bahasa asli. Tonton film Prancis, dengarkan podcast berbahasa Prancis, atau baca artikel dari media Prancis. Semakin banyak kamu terpapar bahasa aslinya, semakin alami pemahamanmu tentang konteks penggunaan kata.
5. Jangan malu salah. Kesalahan akibat false friends adalah hal yang sangat wajar, bahkan bagi penutur bahasa kedua yang sudah berpengalaman sekalipun. Yang penting, setiap kali kamu salah, jadikan itu pelajaran yang membekas.

False friends atau faux amis adalah salah satu tantangan unik sekaligus menarik dalam belajar bahasa Prancis. Kata-kata yang terlihat familiar justru bisa menjadi jebakan yang membuat komunikasimu meleset jauh dari maksud sebenarnya. Dari librairie yang bukan library, actuellement yang bukan actually, hingga passer un examen yang bukan berarti lulus ujian, setiap false friend punya cerita dan sejarahnya sendiri yang justru bisa membuat proses belajar jadi lebih seru dan berkesan.
Kuncinya adalah tidak pernah berhenti penasaran. Setiap kali menemukan kata yang terasa “terlalu mudah”, jadikan itu sinyal untuk lebih berhati-hati dan selalu verifikasi. Dengan latihan yang konsisten dan eksposur yang cukup terhadap bahasa Prancis asli, lambat laun kamu akan semakin jarang terjebak oleh faux amis ini dan semakin percaya diri dalam berkomunikasi.
Kalau kamu serius ingin menguasai bahasa Prancis dari dasar, lengkap dengan pemahaman kosakata yang benar dan kontekstual, saatnya belajar bersama pengajar yang tepat! Pusat Bahasa Telkom University (LaC) membuka Kursus Bahasa Prancis Dasar yang dirancang khusus untuk pemula, hasil kerja sama langsung dengan Institut Français Indonesia (IFI). Kamu akan dibimbing oleh pengajar IFI bersertifikat yang telah mendapatkan pelatihan langsung di Prancis, menggunakan buku materi Tendances 1 yang terstruktur dan efektif. Kelas tersedia 2x seminggu secara online, dengan biaya Rp1.300.000 untuk civitas Tel-U dan Rp1.665.000 untuk umum, investasi kecil untuk kemampuan bahasa internasional yang besar. Daftar sekarang dan mulai perjalanan bahasa Prancis-mu di lac.telkomuniversity.ac.id/kursus-bahasa/bahasa-prancis
Penulis: Pusat Bahasa Tel-U | Editor: Auliya Rahman P | Foto: Pusat Bahasa Tel-U
Eksplorasi konten lain dari Telkom University Language Center
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.