
Kebutuhan TOEFL ITP 2025-2026 Akademik & Profesional
TOEFL ITP tetap menjadi salah satu sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang paling banyak digunakan di Indonesia, baik untuk keperluan akademik maupun profesional. Memasuki tahun 2025 hingga 2026, kebutuhan terhadap sertifikat ini diprediksi akan terus meningkat seiring dengan maraknya program beasiswa, seleksi masuk perguruan tinggi negeri, dan rekrutmen karyawan di berbagai instansi ternama. Artikel ini akan mengupas tuntas prediksi kebutuhan TOEFL ITP di Indonesia untuk periode 2025–2026, baik di dunia akademik maupun profesional, serta memberikan gambaran jelas kepada para pembaca yang sedang mempersiapkan diri menghadapi tes ini.
Mengapa TOEFL ITP begitu diminati? Karena tes ini dirancang untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris non-penutur asli dalam konteks akademik, mencakup tiga keterampilan utama: Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension. Berbeda dengan TOEFL iBT yang berbasis internet dan mencakup empat keterampilan (termasuk Speaking dan Writing), TOEFL ITP memiliki format yang lebih familiar bagi sebagian besar peserta tes di Indonesia karena bersifat paper-based test (PBT) atau computer-based test yang tidak mensyaratkan kemampuan berbicara dan menulis secara langsung. Dengan rentang skor 310 hingga 677, sertifikat TOEFL ITP yang dikeluarkan oleh ETS melalui mitra resmi seperti IIEF memiliki masa berlaku dua tahun dan diakui secara luas di kawasan Asia Pasifik.
Artikel ini akan membahas secara rinci kebutuhan TOEFL ITP di berbagai sektor, mulai dari persyaratan masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur mandiri, kebutuhan untuk pendaftaran program pascasarjana, syarat kelulusan atau yudisium di berbagai kampus, hingga penggunaannya dalam seleksi beasiswa seperti LPDP, rekrutmen BUMN, CPNS, dan perusahaan multinasional. Tidak hanya itu, kami juga akan membahas perbedaan penting antara TOEFL ITP resmi ETS dengan tes prediksi, serta memberikan strategi persiapan yang efektif bagi Anda yang ingin meraih skor tinggi. Simak terus artikel ini sampai tuntas!

A. Prediksi Kebutuhan TOEFL ITP di Dunia Akademik 2025–2026
1. Syarat Masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Jalur Mandiri
Seiring dengan diberlakukannya sistem Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) yang mencakup jalur SNBP, SNBT, dan Seleksi Mandiri, banyak PTN top di Indonesia yang tetap mewajibkan sertifikat TOEFL ITP sebagai salah satu syarat pendaftaran, terutama untuk program studi kelas internasional. Universitas Indonesia (UI), misalnya, dalam penerimaan mahasiswa baru untuk program S1 Kelas Internasional periode 2025/2026 mensyaratkan calon mahasiswa memiliki TOEFL ITP minimal 550 atau iBT minimal 80 atau IELTS 6. Hal serupa juga diterapkan oleh ITB, UGM, ITS, dan universitas negeri ternama lainnya.
Bagi Anda yang berencana melanjutkan studi ke program pascasarjana (S2/S3) di dalam negeri, persyaratan TOEFL ITP umumnya berkisar antara 450 hingga 550, tergantung pada kebijakan masing-masing program studi dan universitas. Untuk S2 dalam negeri, standar minimal nasional umumnya adalah 450–500, sementara untuk program internasional atau universitas top seperti UI, ITB, dan UGM, skor yang dibutuhkan bisa mencapai 500–550. Untuk program doktoral (S3), standar minimal nasional berada di kisaran 525–550, sementara untuk program riset dan publikasi internasional, skor minimal 560 seringkali menjadi syarat mutlak.
2. Syarat Yudisium dan Kelulusan Program Sarjana
Tidak hanya untuk pendaftaran, TOEFL ITP juga menjadi salah satu syarat wajib yang harus dipenuhi mahasiswa menjelang yudisium atau kelulusan di banyak perguruan tinggi di Indonesia. Kebijakan ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga tahun 2026, bahkan cenderung semakin ketat seiring dengan upaya peningkatan daya saing lulusan di kancah global.
Secara umum, standar skor TOEFL ITP untuk yudisium program sarjana (S1) di universitas negeri rata-rata adalah 400–450, sementara di universitas swasta berkisar 380–420. Untuk fakultas dengan fokus internasional, seperti Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, atau Fakultas Kedokteran, skor minimal bisa mencapai 450–500. Dengan kata lain, memiliki sertifikat TOEFL ITP bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan mutlak untuk bisa meraih gelar sarjana.
3. Persyaratan Beasiswa, Khususnya LPDP
LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) merupakan salah satu beasiswa paling bergengsi di Indonesia. Dalam seleksinya, LPDP mewajibkan pendaftar memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang diakui, dan TOEFL ITP resmi ETS menjadi salah satu pilihan utama. Menariknya, LPDP secara tegas menyatakan bahwa TOEFL Prediction tidak diterima sebagai syarat pendaftaran — hanya TOEFL ITP resmi ETS yang diakui validitasnya.
Berikut rincian skor minimal TOEFL ITP untuk beasiswa LPDP berdasarkan kategori:
• Magister (S2) Dalam Negeri: TOEFL ITP minimal 500
• Magister (S2) Luar Negeri: TOEFL ITP minimal 550
• Doktoral (S3) Dalam Negeri: TOEFL ITP minimal 530
• Doktoral (S3) Luar Negeri: TOEFL ITP minimal 570
• Beasiswa Daerah Afirmasi (Magister/Doktor): TOEFL ITP minimal 400–500 tergantung ketentuan
Selain LPDP, beasiswa lain seperti Australia Awards, Fulbright, Beasiswa Unggulan Kemdikbud, dan Beasiswa Kemenag juga mensyaratkan TOEFL ITP resmi ETS. Dengan tren peningkatan jumlah pendaftar beasiswa setiap tahunnya — IIEF mencatat peningkatan peserta ujian TOEFL ITP sebesar 15% pada 2023 dibandingkan tahun sebelumnya — kebutuhan terhadap sertifikat ini diprediksi akan semakin tinggi di tahun 2025–2026.
B. Prediksi Kebutuhan TOEFL ITP di Dunia Profesional 2025–2026
1. Rekrutmen Bersama BUMN
Bagi Anda yang bercita-cita bekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), memiliki sertifikat TOEFL ITP resmi ETS adalah aset yang sangat berharga. Dalam Rekrutmen Bersama BUMN 2025 yang dikoordinasikan oleh FHCI (Forum Human Capital Indonesia), sertifikat kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu dokumen yang wajib dilampirkan. Prioritas utama diberikan pada TOEFL ITP karena biayanya yang terjangkau dan fokusnya pada kemampuan akademik pasif (listening, structure, reading).
Skor minimal TOEFL ITP yang disyaratkan bervariasi berdasarkan jenjang pendidikan dan tipe formasi:
• Fresh Graduate D3: Minimal 400–450
• Fresh Graduate S1: Minimal 450–500
• Professional Hire S1/S2: Minimal 500–550
• Formasi Internasional/Strategis (Pertamina, PLN, Telkom): Minimal 550 atau setara IELTS 6.0
Beberapa BUMN besar seperti bank-bank Himbara (Mandiri, BNI, BRI) serta perusahaan di sektor ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) bahkan menerapkan ambang batas lebih tinggi, terutama untuk posisi analis keuangan, manajemen risiko, atau hubungan internasional. Untuk jalur elit Officer Development Program (ODP), kandidat sangat disarankan memiliki sertifikat TOEFL ITP resmi ETS dengan skor di atas 500–550.
2. Seleksi CPNS dan CASN
Selain BUMN, instansi pemerintah juga mulai gencar mensyaratkan TOEFL ITP dalam seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan CPNS. Selama tahun 2024, tes TOEFL ITP ETS telah digunakan untuk rekrutmen CPNS/PNS serta rekrutmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kebijakan ini diperkirakan akan terus berlanjut dan bahkan diperluas hingga tahun 2026, seiring dengan tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor publik.
3. Perusahaan Multinasional dan Sektor Swasta
Di dunia kerja, kemampuan berbahasa Inggris yang baik menjadi salah satu indikator utama kesiapan seorang profesional untuk bersaing di tingkat global. Banyak perusahaan multinasional yang beroperasi di Indonesia, serta perusahaan nasional dengan skala internasional, mensyaratkan skor TOEFL ITP minimal untuk posisi-posisi tertentu, terutama yang melibatkan komunikasi lintas negara, laporan berbahasa Inggris, atau kerja sama dengan mitra asing.
Secara umum, standar skor TOEFL ITP untuk dunia kerja berkisar antara 450 hingga 550, tergantung pada tingkat posisi dan tanggung jawab. Untuk posisi entry level, skor 450–500 seringkali menjadi syarat administratif. Sementara untuk posisi supervisor, manajer, atau posisi yang membutuhkan komunikasi internasional yang intensif, skor 500–550 bahkan lebih tinggi biasanya diperlukan.
C. TOEFL ITP vs. TOEFL iBT: Mana yang Lebih Dibutuhkan di Indonesia?
Sebelum memutuskan untuk mengikuti tes, penting bagi Anda untuk memahami perbedaan antara TOEFL ITP dan TOEFL iBT, serta kapan masing-masing jenis tes tersebut diperlukan. Berikut perbandingannya:
| Aspek | TOEFL ITP | TOEFL iBT |
| Tujuan utama | Digunakan untuk keperluan internal institusi (syarat kelulusan, seleksi beasiswa dalam negeri seperti LPDP, atau rekrutmen kerja lokal/BUMN). | Digunakan untuk keperluan internasional (pendaftaran kuliah ke luar negeri, imigrasi, atau bekerja di perusahaan global). |
| Format | Listening, Structure, Reading | Reading, Listening, Speaking, Writing |
| Jalur pendaftaran | Melalui institusi atau lembaga bahasa yang bekerja sama dengan IIEF (seperti Pusat Bahasa Telkom University). | Melalui akun resmi di situs web ETS (ets.org/toefl). |
| Rentang skor | 310–677 | 1-6 |
| Baiya | Lebih terjangkau, berkisar antara Rp550.000 – Rp650.000 | Lebih mahal, sekitar USD 210 (sekitar Rp3,3 juta tergantung kurs). |
| Pengakuan di Indonesia | Sangat luas (PTN, BUMN, CPNS, LPDP, dll.) | Diakui secara global oleh lebih dari 12.500 institusi di lebih dari 160 negara. |
Dari tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa untuk kebutuhan akademik di dalam negeri (seperti syarat masuk PTN, yudisium, beasiswa LPDP) maupun kebutuhan profesional di Indonesia (seperti rekrutmen BUMN dan CPNS), TOEFL ITP adalah pilihan yang lebih tepat dan lebih umum digunakan. Sementara itu, jika target Anda adalah kuliah atau bekerja di luar negeri, TOEFL iBT adalah standar yang wajib dipenuhi.

D. Tren Peningkatan Peserta TOEFL ITP di Indonesia
Meningkatnya kebutuhan terhadap TOEFL ITP tercermin dari data peningkatan jumlah peserta ujian yang signifikan. IIEF mencatat peningkatan jumlah test taker atau peserta ujian TOEFL ITP sebesar 15 persen pada tahun 2023 dibandingkan dengan tahun 2022. Bahkan, hingga saat ini IIEF telah melayani lebih dari 2 juta peserta ujian di seluruh Indonesia dan bekerja sama dengan sekitar 150 universitas serta lembaga bahasa yang tersebar di 38 provinsi. Angka ini diprediksi akan terus meningkat seiring dengan semakin ketatnya persaingan di dunia akademik dan profesional.
E. Tips dan Strategi Persiapan TOEFL ITP untuk Mencapai Skor Tinggi
Agar Anda siap menghadapi tes TOEFL ITP dan meraih skor yang diinginkan, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan:
1. Pahami struktur tes secara mendalam. TOEFL ITP terdiri dari tiga section: Listening Comprehension (50 soal, 35 menit), Structure and Written Expression (40 soal, 25 menit), dan Reading Comprehension (50 soal, 55 menit). Total durasi tes adalah 115 menit.
2. Fokus latihan pada bagian Structure and Written Expression. Bagian ini sering menjadi tantangan terbesar bagi peserta karena menguji pemahaman tata bahasa Inggris secara detail. Perbanyak latihan soal sentence completion dan error identification.
3. Tingkatkan kosakata akademik Anda. Bagian Reading Comprehension menuntut kemampuan memahami teks akademik yang cukup kompleks. Biasakan membaca artikel-artikel berbahasa Inggris dari sumber-sumber terpercaya seperti BBC, The Economist, atau jurnal akademik.
4. Latih kemampuan listening secara rutin. Karena audio hanya diputar satu kali, konsentrasi penuh sangat diperlukan. Dengarkan podcast, tonton video berbahasa Inggris dengan subtitle, atau gunakan aplikasi latihan TOEFL listening.
5. Manajemen waktu adalah kunci. Setiap section memiliki batas waktu yang ketat. Biasakan mengerjakan soal-soal simulasi dengan timer agar terbiasa dengan tekanan waktu.
6. Gunakan sumber belajar yang tepat. Manfaatkan buku-buku persiapan TOEFL ITP seperti “Longman Preparation Course for the TOEFL Test” atau materi dari ETS Official Guide. Ikuti juga webinar atau pelatihan yang diselenggarakan oleh pusat-pusat bahasa terpercaya.
7. Ikuti tes prediksi terlebih dahulu. Sebelum mengambil tes resmi, coba ukur kemampuan Anda melalui tes prediksi untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan Anda. Namun, ingatlah bahwa sertifikat prediksi tidak dapat digunakan untuk keperluan resmi seperti beasiswa LPDP atau rekrutmen BUMN.

Prediksi kebutuhan TOEFL ITP di Indonesia untuk periode 2025–2026 menunjukkan tren yang terus meningkat, baik di sektor akademik maupun profesional. Di dunia akademik, sertifikat ini menjadi syarat mutlak untuk masuk PTN jalur mandiri, yudisium kelulusan, pendaftaran program pascasarjana, dan berbagai program beasiswa bergengsi seperti LPDP. Sementara itu, di dunia profesional, TOEFL ITP semakin dibutuhkan dalam rekrutmen BUMN, seleksi CPNS, serta persyaratan kerja di perusahaan multinasional. Dengan lebih dari 2 juta peserta yang telah dilayani oleh IIEF dan peningkatan 15% jumlah peserta dari tahun ke tahun, tidak ada alasan bagi Anda untuk mengabaikan pentingnya sertifikat ini.
Bagi Anda yang sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti tes TOEFL ITP, kuncinya adalah persiapan yang matang, latihan yang konsisten, dan pemahaman yang mendalam terhadap format serta strategi pengerjaan soal. Jangan pernah menyepelekan pentingnya memiliki sertifikat resmi dari penyelenggara yang terlisensi ETS, karena sertifikat prediksi tidak akan diterima untuk keperluan-keperluan penting seperti beasiswa LPDP atau rekrutmen BUMN. Mulailah persiapan Anda dari sekarang agar target skor yang Anda inginkan dapat tercapai.
Tertarik untuk mengikuti tes TOEFL ITP resmi? Pusat Bahasa Universitas Telkom (Language Center / LaC) merupakan authorized test center untuk TOEFL ITP® yang bekerja sama dengan IIEF (Indonesia International Education Foundation), mitra resmi ETS di Indonesia. Di sini, tes dilaksanakan secara onsite (luring) di Pusat Bahasa Universitas Telkom, maupun secara online (daring) dengan protokol pengawasan ketat melalui proctoring — pastikan perangkat tes Anda siap dan tidak ada orang lain di sekitar selama pelaksanaan tes. Tes hanya dapat dilaksanakan di
Indonesia, dengan jadwal rutin setiap hari Selasa, harga resmi yang lebih murah, dan layanan yang profesional. Jangan tunda lagi, kunjungi laman resmi kami di lac.telkomuniversity.ac.id/tes-bahasa-lac/toefl-itp/ untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan prosedur pendaftaran. Raih skor TOEFL ITP terbaik Anda bersama LaC Telkom University!
Penulis: Pusat Bahasa Tel-U | Editor: Auliya Rahman P | Foto: Pusat Bahasa Tel-U
Eksplorasi konten lain dari Telkom University Language Center
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.