
Berkelanjutan: LaC Telkom University di IIEF Partner Summit & Workshop 2026

Sumber foto: IIEF
Telkom University Language Center (LaC) berpartisipasi dalam kegiatan IIEF Partner Summit & Workshop 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesian International Education Foundation (IIEF) di Sheraton Bali Kuta Resort. Kegiatan ini mengusung tema “Driving Adaptability Through Collaboration to Secure Sustainable Growth” dan dihadiri oleh mitra strategis IIEF dari berbagai institusi di Indonesia yang berperan sebagai authorized TOEFL ITP test center. Partisipasi LaC dalam forum ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam mendukung penguatan ekosistem asesmen bahasa Inggris yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali pada Rabu malam, 14 Januari 2026, melalui agenda Connecting Night yang menjadi forum jejaring informal bagi seluruh mitra IIEF. Dalam suasana yang kolaboratif, para peserta saling bertukar informasi, pengalaman, serta praktik terbaik terkait pengelolaan layanan TOEFL ITP di institusi masing-masing. Kegiatan ini dimanfaatkan oleh Telkom University Language Center sebagai sarana memperluas jejaring kemitraan sekaligus memperoleh wawasan awal mengenai isu-isu strategis yang akan dibahas dalam agenda utama summit dan workshop.

Sumber foto: IIEF
Agenda utama IIEF Partner Summit & Workshop 2026 dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, dengan rangkaian sesi yang komprehensif sepanjang hari. Kegiatan dibuka oleh Diana Kartika, Executive Director of IIEF, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara IIEF dan mitra dalam menjaga kualitas, integritas, dan keberlanjutan layanan TOEFL di Indonesia. Sesi keynote disampaikan oleh Pushkar Saran, Executive Director IP Products Southeast Asia dari ETS (Educational Testing Service), yang membahas arah strategis TOEFL ITP dalam menjawab kebutuhan asesmen bahasa Inggris di Indonesia. Pembahasan dilanjutkan melalui sesi akademik oleh Prof. Didin Nuruddin Hidayat, M.A., TESOL., Ph.D., Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang mengulas peran program asesmen bahasa Inggris dalam konteks akademik dan kebijakan pendidikan tinggi. Dari sisi pasar dan strategi pengembangan, Athino Rangga, Program Manager & Country Lead TOEFL IIEF, memaparkan proyeksi pasar TOEFL ITP serta strategi volume layanan untuk tahun 2026. Aspek krusial lainnya terkait keamanan dan integritas tes disampaikan oleh tim IIEF, diikuti dengan pemaparan pembaruan TOEFL iBT Updates on TOEFL iBT Enhancement oleh Chuong Nguyen, TOEFL iBT Channel Management Director Southeast Asia dari ETS. Rangkaian agenda ditutup dengan diskusi kelompok, lokakarya, serta sesi ideasi yang berfokus pada pengembangan program dan peluang kolaborasi baru antara IIEF dan mitra.

Sumber foto: IIEF
Sejumlah isu strategis menjadi highlight penting dalam kegiatan ini. ETS dan IIEF menegaskan komitmen untuk menertibkan institusi bahasa yang tidak bertanggung jawab dan telah melanggar hak cipta ETS, khususnya penggunaan merek TOEFL untuk produk yang bukan merupakan TOEFL resmi. Ditegaskan bahwa TOEFL adalah produk resmi milik Educational Testing Service (ETS) yang penggunaannya dilindungi secara hukum dan tidak dapat digunakan secara sembarangan. Selain itu, IIEF juga menyoroti masih kurangnya upaya pemasaran yang proaktif dari sebagian mitra resmi, sehingga di ruang publik dan media sosial justru lebih sering muncul iklan layanan TOEFL yang tidak resmi dibandingkan TOEFL yang resmi. Pada kesempatan ini pula dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara IIEF dan beberapa mitra baru sebagai bagian dari penguatan jaringan nasional.
Melalui forum ini, IIEF bersama seluruh mitra, termasuk Telkom University Language Center, berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi strategis dalam memasarkan TOEFL di Indonesia. Ke depan, sinergi antara IIEF dan para partner diharapkan mampu meningkatkan literasi publik mengenai TOEFL resmi, memperluas jangkauan layanan, serta menjaga kredibilitas TOEFL sebagai standar asesmen bahasa Inggris internasional. Bagi Telkom University Language Center, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk terus meningkatkan mutu layanan dan berkontribusi aktif dalam ekosistem asesmen Bahasa Inggris nasional.
Penulis: Pusat Bahasa Tel-U | Editor : Auliya | Foto: Pusat Bahasa Tel-U
Eksplorasi konten lain dari Telkom University Language Center
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.